JAKARTA – Setelah 2022, Manuel Akanji akhirnya meninggalkan Manchester City. Ia ke Inter Milan dengan status pemain pinjaman dengan kesepakatan 1,7 juta paun.
Manuel Akanji sejatinya masih ingin bermain dengan Manchester City, meski bek berpaspor Swis berusia 30 tahun itu tak lagi menjadi pilihan utama di starting XI.
Akan tetapi, komunikasinya dengan sang pelatih, Pep Guardiola, beberapa waktu silam membuatnya berpikir ulang untuk tetap bertahan di Etihad Stadium.
Selain Nerazzurri, Manuel Akanji juga pernah dikaitkan dengan tim Premier League, Inggris, lainnya yakni Crystal Palace.
Manuel Akanji curhat ihwal kepergiannya dari Manchester City. Ia ternyata sudah mendapat masukan dari Pep Guardiola, terkait persaingan di skuadnya.
“Di skuad ada enam bek tengah. Pep [Guardiola] secara terbuka mengatakan kepada kami bahwa tidak akan mudah bagi siapa pun untuk mendapatkan menit bermain reguler,” kata Manuel Akanji.
Sadar akan posisinya yang terjepit, Manuel Akanji memilih cabut. Baginya, menit bermain sangatlah penting.
“Itulah situasinya. Memang bukan kondisi ideal, tapi saya sadar betul persaingan di posisi tersebut,” tambahnya.
Manuel Akanji akan selalu dikenang sebagai salah bek yang cukup bersinar. Ia punya kontribusi besar saat Manchester City menggondol dua gelar Premier League dan trofi Liga Champions.
Meski terbuang, tapi bersama Inter Milan Manuel Akanji pastinya ingin menyabet banyak trofi, terlebih kasta teratas Italia, Serie A.


