Kamis, 26 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 26 Feb 2026
BAHASA
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Blood Moon Akan Hiasi Langit Indonesia 7-8 September 2025

25 Shares

JAKARTA – Langit Indonesia akan dihiasi fenomena langka pada 7 hingga 8 September 2025. Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon diperkirakan bisa dinikmati dari seluruh wilayah Tanah Air tanpa bantuan teleskop maupun alat khusus.

Observatorium Bosscha melalui unggahan resminya menjelaskan bahwa momen ini terjadi ketika Bulan, Bumi, dan Matahari berada tepat segaris. Dalam posisi tersebut, Bumi berada di tengah sehingga menghalangi cahaya Matahari yang seharusnya menerangi Bulan.

- Advertisement -

“Pada 7-8 September 2025, langit Indonesia akan menyuguhkan pemandangan langka: Gerhana Bulan Total, atau yang sering disebut Blood Moon,” kata Observatorium Bosscha di akun Instagram resminya, seperti dikutip oleh Holopis.com, Sabtu (6/9).

Namun, sebagian cahaya Matahari tetap lolos melalui atmosfer Bumi dan dibiaskan menuju permukaan Bulan. Karena cahaya biru dengan panjang gelombang pendek tersebar ke segala arah, yang tersisa adalah cahaya merah dengan panjang gelombang lebih panjang.

- Advertisement -

Itulah sebabnya Bulan akan tampak kemerahan, menyerupai warna darah, hingga disebut Blood Moon.

Fenomena ini berlangsung penuh saat Bulan purnama masuk ke dalam bayangan inti Bumi atau umbra. Alih-alih hilang dari pandangan, permukaan Bulan akan berubah warna menjadi merah tua, jingga, bahkan tembaga.

Menurut penjelasan NASA, saat gerhana total berlangsung, seolah-olah seluruh matahari terbit dan matahari terbenam di dunia diproyeksikan ke permukaan Bulan.

Fase-Fase Gerhana

Gerhana Bulan Total kali ini akan melewati beberapa tahapan. Dimulai dengan gerhana penumbra ketika Bulan hanya tertutup bayangan luar Bumi, kemudian gerhana sebagian saat sebagian Bulan masuk ke bayangan inti, hingga akhirnya mencapai fase total ketika Bulan sepenuhnya tertutup umbra dan tampak memerah.

Rangkaian fenomena ini akan dimulai pada 7 September pukul 22.28 WIB dengan fase penumbra. Gerhana sebagian akan terjadi mulai pukul 23.35 WIB. Fase puncak atau totalitas berlangsung pada 01.11 WIB hingga 02.33 WIB, lalu berakhir secara keseluruhan pada 03.55 WIB, 8 September.

Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Keindahan Blood Moon dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Tak perlu alat khusus, masyarakat cukup mencari lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya agar pengalaman melihatnya lebih jelas.

Fenomena ini aman dinikmati dengan mata telanjang. Bahkan, momen tersebut kerap menjadi ajang berkumpul masyarakat untuk mengabadikan peristiwa langka di langit malam.

Gerhana Bulan Total berikutnya baru akan kembali terlihat dari Indonesia pada tahun 2033. Itu artinya, momen pada September 2025 menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung salah satu peristiwa astronomi paling menawan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
25 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru