JAKARTA – Desainer ternama Italia, Donatella Versace turut menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas meninggalnya Giorgio Armani, desainer legendaris asal Italia. Ia menyebut dunia mode baru saja kehilangan sosok besar yang telah mengubah sejarah fashion internasional.
“Dunia kehilangan seorang raksasa hari ini. Ia telah mencatat sejarah dan akan selalu dikenang,” kata Versace, dikutip Holopis.com, Jum’at (5/9).
Sementara itu, pengumuman resmi juga disampaikan melalui akun Instagram @giorgioarmani. Giorgio disampaikan meninggal dunia dalam tenang dan dikelilingi oleh orang-orang terdekartnya.
“Dengan kesedihan mendalam, Armani Group mengumumkan wafatnya sang pencipta, pendiri, sekaligus penggerak utama Giorgio Armani,” tulis pernyataan tersebut.
Akun resmi itu juga menambahkan bahwa Armani adalah sosok yang tidak pernah lelah hingga hari terakhirnya. Armani dikenang sebagai sosok yang terus berdedikasi.
“Tak kenal lelah hingga akhir hayatnya, beliau bekerja hingga akhir hayat, mendedikasikan dirinya untuk perusahaan, koleksi-koleksinya, dan berbagai proyek yang sedang berjalan maupun yang akan datang,” tulis akun tersebut.
Warisan Seorang Ikon
Sepanjang hidupnya, Giorgio Armani dikenal sebagai pionir yang merevolusi gaya jas modern dan mendefinisikan ulang keanggunan Italia. Kerajaan bisnisnya berkembang luas ke parfum, kecantikan, olahraga, musik, hingga hotel mewah dengan nilai miliaran pound setiap tahun.
Lebih dari itu, Armani juga diingat sebagai desainer yang berani membuat standar baru di industri fashion, termasuk melarang model dengan tubuh terlalu kurus tampil di panggung setelah kasus meninggalnya model Ana Carolina Reston pada 2006.


