Mensesneg : Kondisi Indonesia Mulai Kembali Normal, Presiden Prabowo Ikut Pantau Negara

32 Shares

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa kondisi masyarakat Indonesia pasca demo anarkis yang terjadi belakangan ini, perlahan sudah mulai kembali normal seperti biasa.

Ia menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto juga mengawasi kondisi perkembangan negara Indonesia melalui pejabat pemerintah yang mengemban tugas tersebut. Hal itu disampaikan Pras melalui unggahan video dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Selasa (2/9) kemarin.

- Advertisement -

“Satu hari ini juga beliau memonitor seluruh keadaan dan mendapatkan laporan dari seluruh jajaran terkait bahwa kehidupan masyarakat telah kembali berangsur pulih seperti sedia kala,” kata Pras, seperti dikutip Holopis.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (3/9).

Tak lupa, kata Pras, Prabowo juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran aparat, pemerintahan, baik itu pemerintah pusat maupun daerah lantaran sudah bersinergi dengan baik selama menghadapi situasi yang akhir-akhir ini terjadi pada bangsa ini.

- Advertisement -

“Beliau (Presiden Prabowo Subianto – red) menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada seluruh jajaran aparat, baik aparat kepolisian maupun aparat TNI, kepada seluruh jajaran pemerintahan, baik tingkat pusat, kemudian kepala daerah, gubernur-bupati yang dengan cepat dapat saling bekerja sama,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa rasa persatuan dan perdamaian adalah kunci untuk mengatasi dinamika dan menjaga ketentraman nasional, usai terjadinya gejolak permasalahan di Indonesia.

“Menciptakan rasa persatuan, rasa kerukunan, rasa perdamaian di antara sesama anak bangsa sehingga dinamika yang terjadi beberapa hari belakang ini dapat segera pulih dengan secepat-cepatnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Mensesneg Pras menyampaikan bahwa Presiden Prabowo pada tadi malam pergi menuju ke Beijing, China untuk memenuhi undangan yang diberikan oleh Presiden China, Xi Jinping.

“Sesungguhnya undangan tersebut mengharapkan kehadiran Bapak Presiden Prabowo dari tanggal 31 (Agustus) namun karena adanya dinamika di dalam negeri maka kemudian Bapak Presiden Prabowo memutuskan menunda keberangkatan,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
32 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru