DeepSeek Terapkan Watermark AI Permanen pada Semua Konten

28 Shares

JAKARTA – DeepSeek perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China, resmi merilis aturan baru yang mewajibkan seluruh konten yang dihasilkan sistem AI mereka disertai dengan label tanda air atau watermark AI. Penanda tersebut bersifat permanen dan tidak dapat dihapus atau dimodifikasi oleh pembuat konten.

Langkah ini diumumkan melalui notifikasi resmi yang dikirimkan kepada pengguna di China sejak awal September 2025. DeepSeek menegaskan kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi konten AI sekaligus mencegah penyalahgunaan teknologi untuk tujuan negatif.

- Advertisement -

Watermark AI yang diterapkan hadir dalam dua bentuk. Pertama, penanda yang terlihat secara kasat mata, seperti teks bertuliskan “AI-generated”, pengumuman audio, atau grafis khusus yang muncul di dalam konten.

Kedua, penanda tersembunyi yang tertanam dalam data teknis, mencakup detail seperti jenis konten, perusahaan pembuat, hingga nomor ID unik.

- Advertisement -

DeepSeek melarang keras pengguna menghapus, mengubah, atau memalsukan label tersebut. Bahkan, perusahaan juga memblokir penggunaan alat maupun layanan yang berupaya menghilangkan watermark. Pelanggaran atas aturan ini berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Selain kebijakan watermark, DeepSeek juga merilis panduan teknis terperinci mengenai cara kerja AI mereka. Dokumen tersebut menjelaskan proses pelatihan model, jenis data yang digunakan, hingga mekanisme pembuatan konten.

Menurut perusahaan, panduan ini ditujukan agar publik memahami teknologi AI dengan lebih baik serta menggunakannya secara bertanggung jawab.

Kebijakan baru DeepSeek sejalan dengan regulasi pemerintah China yang mewajibkan semua perusahaan AI menandai konten buatannya dengan label yang bisa dilacak dan tidak dapat dimanipulasi. Tanggung jawab penuh ada pada penyedia layanan AI untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi.

Dalam perkembangan lain, DeepSeek baru saja meluncurkan model V3.1 dengan kapasitas 128K token konteks dan 685 miliar parameter. Model ini diklaim mampu menggabungkan penalaran tingkat lanjut dengan tugas umum.

Sementara itu, Nvidia melaporkan GPU GB300 mampu memberikan performa enam kali lipat dibanding seri H100 pada pengujian dengan DeepSeek R1, menawarkan efisiensi dan skalabilitas yang lebih tinggi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
28 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis