“Harus diakui hari ini Kunlavut bermain sangat bagus dan cepat. Di game pertama, pada saat menang angin, Kunlavut justru bermain sangat cepat dan agresif, yang mana itu bukan kebiasaan Kunlavut, biasanya dia cenderung ada rally-rally dulu baru menyerang,” katanya lagi.
“Game kedua, justru saya tidak menyangka bahwa Kunlavut akan bermain tidak konsisten dan banyak melakukan kesalahan sendiri,” sambungnya.
“Kesalahan saya adalah di game ketiga awal, dimana dia sudah langsung in terlebih dahulu ke dalam permainan cepat dan itu yang kembali menyulitkan saya dan membuat permainan saya tidak berkembang. Harusnya saya memegang ritme permainan dulu di awal game ketiga tadi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jonatan Christie menyampaikan, kekalahan tersebut diambil sebagai pembelajaran untuk bahan evaluasi ke depan.
“Pertandingan hari ini tentunya akan menjadi evaluasi saya untuk mencoba lagi di pertandingan yang akan datang,” imbuhnya.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia berhasil meloloskan satu wakil ke semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025, atas nama Putri Kusuma Wardani alias Putri KW. Partai semifinal itu sendiri akan berlangsung hari ini, Sabtu (30/8).

