JAKARTA – Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi cukup mendapat perlawanan di 32 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025, namun mereka berhasil melewatinya. Ana/Tiwi pun memetik pelajaran atas pertandingan di fase tersebut.
Diketahui, hari kedua Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 berlangsung sejak Selasa (26/8) siang sampai Rabu (27/8) dini hari WIB. Ana/Tiwi sendiri tampil langsung di babak 32 besar karena menang bye di 64 besar.
Ana/Tiwi kemudian berhadapan dengan wakil Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance di babak 32 besar tersebut. Pertandingan sengit pun sudah diukir kedua pasangan sejak awal set pertama.
Saling balas serangan terjadi, bahkan Julie/Ciara sempat mengejutkan dengan tekanan-tekanannya, namun pasangan yang didapuk sebagai unggulan ke-10 turnamen tersebut mampu menang 21-17.
Tren positif itu berlanjut pada set kedua, dimana serangan dominasi perolehan poin terus dipertahankan, hingga akhirnya menang telak 21-14.
Mengenai jalannya laga, Tiwi mengakui bahwa dirinya dan Ana masih adaptasi lapangan. “Main di awal-awal tadi tuh masih adaptasi sama kondisi lapangan dan bola, terutama bola sih, yang pas latihan berat, pas pertandingan bolanya cepat. Kita juga kurang tenang tadi pas di awal game pertama,” kata Tiwi, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Lawan Baek/Lee kita sudah pernah ketemu dan rubber game, walaupun di game ketiga poin kita cukup jauh tapi itu menjadi pelajaran banyak bagi kita buat match besok,” tambahnya.
Di sisi lain, Ana menyampaikan bahwa laga tersebut jadi pelajaran bagi mereka untuk lebih baik lagi ke depannya.

