MAKASSAR – Seorang Mahasiswi di Makassar ditemukan tergantung di dalam kamarnya di Jalan Lanraki, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (24/8) kemarin.
Penemuan jenazah mahasiswi berparas cantik tersebut membuat warga sekitar geger. Mereka pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Biringkanaya Makassar.
Kapolsek Biringkanaya AKP Andik Wahyu Chahyono saat dikonfirmasi mengatakan, dari keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, identitas mahasiswi tersebut berinisial BK (20) asal Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.
Gadis kelahiran Rantepao, 23 November itu terakhir mengirim pesan ke pacarnya yang sementara di Toraja yaitu lelaki berinisial R.
“Dalam pesan itu BK meminta pacarnya R untuk kembali ke Kota Makassar,” jelas Andik Wahyu, kepada Holopis.com, Selasa (26/8).
Dalam percakapan itu juga BK mengancam pacarnya jika tidak kembali ke Kota Makassar dia akan mengakhiri hidupnya, namun tidak direspons sang pacar.
“Korban mengatakan kepada pacarnya kalau tidak ke Makassar saya mati,” ucap Andik.
Andik menambahkan, dari keterangan tetangganya korban memang sering mengalami stres semenjak mengerjakan tugas akhir kuliahnya (skripsinya).
“Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya karena stres dengan tugas akhirnya, karena di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” beber Andik.
Setelah dikonfirmasi ke pihak keluarga mereka menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di kabupaten Toraja.
Andik Wahyu mengimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi gerak gerik anaknya, apalagi dengan banyaknya tugas kampus yang akan menganggu psikologinya.

