JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan terhadap seorang kepala cabang (kacab) bank berinisial MIP (37). Korban yang sempat dilaporkan hilang ditemukan tewas di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (21/8) dini hari.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan pihaknya telah menangkap empat aktor intelektual di balik aksi keji tersebut. Para pelaku berinisial C, DH, YJ, dan AA.
“Tiga pelaku, yaitu DH, YJ, dan AA, diamankan di Solo pada Sabtu (23/8) malam sekitar pukul 20.15 WIB. Sedangkan C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (24/8) sore,” ujarnya.
Menurut Abdul, penangkapan itu dilakukan secara terpisah setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan intensif. Kini, para tersangka masih menjalani pemeriksaan mendalam guna mengungkap motif dan peran masing-masing.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah menangkap empat pelaku lapangan terkait kasus ini. Kasubdit Resmob Ditreskrimum, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, menyebut ketiganya berinisial AT, RS, dan RAH, yang diringkus di sebuah rumah di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. Sementara seorang lainnya, RW, ditangkap ketika hendak melarikan diri melalui Bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari hasil penyelidikan, MIP diduga diculik usai berada di sebuah pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Korban kemudian dibawa ke Bekasi dan dibunuh oleh para pelaku. Jasad MIP ditemukan di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Bekasi, pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
Kasus ini menimbulkan perhatian luas karena melibatkan perencanaan matang dengan peran aktor intelektual dan eksekutor di lapangan. Polda Metro Jaya memastikan akan terus mendalami kasus ini hingga seluruh motif dan jaringan di balik kejahatan tersebut terungkap.

