JAKARTA – Nama Soimah Pancawati kembali jadi sorotan publik usai pernyataannya di podcast YouTube Raditya Dika memicu gelombang reaksi beragam di media sosial.
Dalam tayangan yang diunggah pada Rabu (13/8), penyanyi sekaligus seniman itu blak-blakan mengaku pernah memberikan perlakuan keras atau yang ia sebut “ospek” kepada pacar anak laki-lakinya.
Pengakuan itu sontak mengundang kaget warganet lantaran Soimah menuturkan bahwa tindakan tersebut membuat pacar anaknya menangis dan bahkan sempat memilih putus.
“Awal-awal aku ospek pacarnya (anak), maksudnya dengan mulutku ini pokoknya aku ospek, awal-awal dia nangis,” ujar Soimah dalam perbincangan tersebut, dikutip Holopis.com, Sabtu (23/8).
Raditya Dika yang penasaran pun menggali lebih jauh maksud dari istilah “ospek” itu. Soimah lantas mengaku pernah melontarkan kata-kata kasar kepada pacar anaknya.
Ia bahkan terang-terangan menyebut telah memaki dan menanyai alasan sang pacar berhubungan dengan anaknya yang saat itu masih duduk di bangku SMA.
“Pokoknya aku maki-maki dengan caraku. ‘Lu gak ada cowok lain, gak ada laki-laki lain? Macarin anak SMA?’” ungkapnya.
Soimah menambahkan bahwa banyak ucapannya yang ketus dan sulit ia ungkapkan kembali di depan publik. Sang anak sendiri sampai mendatanginya usai mengantar pulang sang pacar dan menyampaikan kabar bahwa hubungan mereka berakhir. Namun Soimah justru menanggapinya dengan santai.
“Ya putus aja, ngapain repot. Nyari lagi,” ucapnya.
Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Mak e itu menjelaskan bahwa dirinya memang sengaja memperlihatkan sisi buruk sejak awal agar siapapun yang menjalin hubungan dengan anaknya bisa mengetahui karakter aslinya.
“Jadi kalau kalian menilaiku langsung buruk, langsung nggak betah, ya nanti next nggak akan betah,” katanya.
Meski demikian, Soimah menyebut proses “ospek” tersebut belum berhenti hingga sekarang. Ia mengaku pacar anaknya pada akhirnya kembali datang meminta maaf, sementara dirinya tetap tidak melunak.
“Dia yang terima, aku nggak akan melunak. Dan itu masih berjalan sampai hari ini,” tegasnya.
Pernyataan tersebut langsung menuai pro kontra di dunia maya. Banyak warganet menilai sikap Soimah kelewat batas karena memperlakukan anak orang lain dengan kasar. Komentar pedas pun bermunculan di berbagai platform media sosial.
Fenomena ini pun menjadi bahan perbincangan luas, memperlihatkan bagaimana publik begitu sensitif terhadap isu perlakuan orang tua kepada pasangan anaknya, terlebih jika dibumbui dengan sikap keras yang dianggap melampaui batas kewajaran.


