Peresmian SPPG di Jakbar Salurkan MBG untuk Ribuan Anak Sekolah


Oleh : Ronalds Petrus Gerson

JAKARTA - Program pemerintah pusat berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi hadir di wilayah Jakarta Barat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Miftahussalam Riftah diresmikan di Kebon Jeruk pada Jumat (22/8/2025) dan akan menjadi pusat distribusi makanan bergizi untuk ribuan siswa sekolah.

Dalam acara peresmian, hadir sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Hj. Reni Maulani, Penasihat Khusus Kepresidenan Bidang Polhukam Brigjen Pol (Purn) Erwin Rusmana, serta jajaran Polres Jakarta Barat yang diwakili Kabaglog Restro Jakbar, AKBP Tedjo Asmoro.

AKBP Tedjo menyebutkan, ada 3.547 siswa yang akan menjadi penerima manfaat program MBG di wilayah Jakarta Barat. “Total penerima manfaat mencapai 3.547 orang. Semoga program ini bisa benar-benar dirasakan langsung oleh siswa yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8/2025).

MBG yang disalurkan melalui SPPG akan menjangkau enam sekolah, yakni SMPN 75, SMPN 127, SMP Al-Huda, SMPN 229, SMAN 65, dan SMK Al-Huda. Tidak hanya peresmian, Tim Polres Metro Jakarta Barat juga langsung melakukan peninjauan ke SMPN 229 yang berada di kawasan Kebon Jeruk Raya.

Di sekolah tersebut, pihaknya membagikan 851 porsi makanan bergizi gratis kepada siswa. Menu perdana yang disajikan pun cukup menggugah selera. Para siswa menikmati roti burger dengan beef patty, selada air, timun, tahu goreng, susu, dan buah jeruk.

Program MBG diharapkan dapat membantu meningkatkan gizi anak-anak sekolah sekaligus mendukung konsentrasi belajar mereka. Tedjo menekankan, pihak kepolisian akan selalu mendukung program ini sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesehatan generasi muda.

Dengan adanya SPPG di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pemerintah berharap distribusi makanan bergizi bisa berjalan lebih merata, teratur, dan berkelanjutan. Ribuan siswa kini bisa merasakan manfaat langsung dari program yang menjadi salah satu fokus kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tampilan Utama