“Kami mendukung penggunaan wasit lokal untuk memberikan jam terbang terhadap wasit-wasit agar mereka terus berkembang dan suatu saat bisa menjadi wasit bersertifikasi FIBA. Jadi ini bentuk nyata dukungan kami tidak hanya fokus dengan atlet tapi juga masa depan perangkat pertandingan. Saat ini di Indonesia baru ada 1 wasit 3×3 aktif sertifikasi FIBA,” jelas Buyo.
Gayung bersambut, peserta Mandiri SSS 3×3 Indonesia Tournament sudah tidak sabar untuk bersaing di Seri Sumatera yang play-in berlangsung di Medan. Sebanyak 60 lebih peserta akan bersaing di Play-In yang berlangsung di Medan Basketball Arena pada 23 Agustus dan bagi yang lolos Regional Final akan kembali bersaing di Lapangan Benteng Medan pada 24 Agustus 2025.
“Karena Mandiri SSS 3×3 Indonesia Tournament ini dikenal sebagai event paling bagus dan berkualitas, pastinya senang ya bisa ikut di turnamen ini. Targetnya tentu juara di turnamen ini,” jelas Jenny Kirawan, salah satu peserta dari klub M2 Pinky yang akan turun di KU18 Putri.
“Harapannya turnamen ini tetap diadakan terus. Kemudian event ini menjadi kegiatan yang rutin sehingga bisa semakin mengairahkan semangat basket dan mendapatkan potensi-potensi pemain untuk menuju timnas,” lanjutnya.
“Karena kegiatan ini juga ada di daerah lainnya, harapannya ke depan juara di masing-masing final regional kembali diadu melawan juara di final regional dari daerah lain,” harapnya.

