JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) untuk kesekian kalinya kembali terjadi di Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kebakaran terjadi pada lahan sawit milik warga di Desa Mangaledang Lama, Kecamatan Portibi pada Minggu (17/8).
“BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara, bersama dengan Satpol PP, Pemadam Kebakaran serta masyarakat melaksanakan pemadaman di lokasi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (18/8).
Abdul memastikan bahwa api berhasil dipadamkan pada pukul 18.00 WIB. Kejadian ini mengakibatkan seluas lima hektar lahan hangus dilalap si jago merah.
Sebelumnya diberitakan, bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) melanda puluhan hektar lahan yang ada di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bencana karhutla tersebut terjadi sejak Selasa (1/7) yang lalu.
“Meskipun api sudah dipadamkan pada kemarin (2/7), proses penyelidikan hukum masih berlangsung,” kata Abdul Muhari, Kamis (3/7).
Abdul menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi di Desa Hanjoran, Kecamatan Padang Bolak ini mengakibatkan kerugian materiil mencapai 40 hektar lahan yang terdampak.
“Menyusul kejadian ini, Tim BPBD setempat bersama Dinas Pemadam Kebakaran yang dibantu masyarakat melakukan pemadaman,” imbuhnya.
Untuk potensi karhutla, Abdul mengimbau agar pemerintah daerah benar-benar memastikan aspek pencegahan berjalan optimal.
“Diupayakan agar titik panas tidak berkembang menjadi titik api, kalaupun ada titik api tidak boleh berkembang atau bereskalasi menjadi kebakaran lahan dan hutan,” imbaunya.

