JAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI menjadi momen yang paling ditunggu oleh masyarakat Indonesia, khususnya para pedagang atribut kemerdekaan.
Tak sedikit masyarakat yang memutuskan beralih profesi untuk mencari cuan dari kemeriahan perayaan HUT RI, dengan berjualan atribut kemerdekaan, seperti bendera merah putih maupun atribut lainnya.
Namun sayangnya, kemeriahan HUT RI tahun ini tidak dirasakan oleh mereka. Salah satu pedagang atribut keliling, Baniri (53) mengeluhkan penjualan atribut pada tahun ini menurun signifikan, seiring dengan adanya tren penjualan online.
“Lebih sepi tahun ini, ramai tahun-tahun sebelumnya,” ujar Baniri kepada Holopis.com di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (14/8).
Kondisi ini berimbas langsung pada pendapatan yang mereka dapatkan, dimana angkanya menurun dibanding tahun sebelumnya. “Wah, menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Sebagai pedagang keliling, Baniri mengaku telah mempersiapkan barang dagangannya sejak jauh-jauh hari. Umumnya, mereka telah mempersiapkan barang dagangan sejak 16 hari sebelum puncak perayaan 17 Agustus.
Meski tren penjualan sedang sepi, para pedagang atribut kemerdekaan menaruh harapan besar agar perayaan HUT RI tahun ini dapat diselenggarakan dengan lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Ya, untuk harapan saya sih lebih di meriahkan lagi tahun ini,” ujarnya.
Rangkaian Acara HUT ke-80 RI Lebih Meriah
Sebagai informasi, pemerintah pada tahun ini telah menyiapkan sejumlah acara dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI. Sejumlah acara tersebut mulai dari Doa Kebangsaan yang telah berlangsung pada awal Agustus 2025 lalu.
Kemudian pada 13 Agustus mendatang, Istana Kepresidenan RI akan menjadi saksi Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Di hari yang sama, Penganugerahan Tanda Kehormatan juga akan diberikan kepada individu, kelompok, dan institusi yang telah berjasa bagi bangsa.
Selanjutnya, rangkaian acara peringatan HUT RI akan kembali berlanjut pada 15 Agustus, yakni Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPD dan DPR RI di Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Senayan, Jakarta.
Keesokan harinya, pada 16 Agustus, Presiden Prabowo bakal kembali hadir dihadapan DPR dalam Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN 2026 beserta Nota Keuangannya pada Rapat Paripurna DPR RI.
Di malam harinya, tepat pukul 00.00 WIB, akan digelar Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, sebuah penghormatan bagi para pahlawan bangsa.
Adapun pada puncak perayaan yang akan jatuh pada 17 Agustus. Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia akan diselenggarakan di Istana Negara, dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
Setelah upacara, Pesta Rakyat akan memeriahkan monas dari pagi hingga malam hari, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menikmati berbagai hiburan.
Tak ketinggalan, Karnaval Kemerdekaan akan digelar dari kawasan Monas sampai dengan Simpang Semanggi, menampilkan parade yang penuh warna dan semangat kebangsaan.
Rangkaian acara akan ditutup pada 24 Agustus dengan Lomba Lari Merdeka Run 8.0K. Lomba ini dipilih sesuai dengan perayaan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam semangat olahraga dan persatuan.


