JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya melakukan pertemuan di Negara Bagian Alaska, Amerika Serikat (AS). Namun Donald Trump tidak membeberkan secara detail apa hasil meetingnya dengan Donald Trump.
“Ada banyak sekali poin yang kita sepakati. Saya rasa ada beberapa poin penting yang belum sepenuhnya kita capai, tetapi kita telah membuat beberapa kemajuan,” kata Donald Trump, dikutip Holopis.com, Sabtu (16/8/2025).
Namun ia mengakui belum ada kesepakatan yang berarti setelah percakapannya dengan Putin, terlebih lagi terkait gencatan senjata di Ukraina.
Kemudian, Donald Trump mengatakan akan pertemuan yang melibatkan Zelensky, Putin, dan dirinya, , tanpa memberikan detail mengenai pertemuan yang direncanakan tersebut atau kemungkinan jadwal penyelenggaraannya. Trump juga mengatakan bahwa negara-negara Eropa harus sedikit terlibat.
Sebelumnya pada Jumat tersebut, Trump dan Putin mengadakan pembicaraan selama hampir tiga jam di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage. Pembicaraan tersebut menjadi pertemuan tatap muka pertama antara kedua presiden sejak 2021.
Padahal sebelumnya, Donald Trump sempat memberikan ancaman terhadap Vladimir Putin jika Rusia tak mau juga gencatan senjata di Ukraina. Trump mengancam Rusia akan menghadapi konsekuensi yang sangat berat jika Presiden Rusia Vladimir Putin menolak untuk menyetujui gencatan pada pertemuan mereka yang akan segera digelar. Namun ia tidak menjelaskan secara detail apa konsekuensi yang akan ia berikan kepada Rusia.

