“Presiden Joko Widodo membangun berbagai struktur penting, meningkatkan konektivitas antara sentra-sentra ekonomi, memimpin kita di saat yang kritis yaitu pandemi covid 19 sehingga Indonesia termasuk salah satu negara yang paling cepat pulih dari dampak pandemi, keluar dari kesulitan ekonomi, dan juga beliau merintis pembangunan Ibukota Kegara Nusantara dan meletakkan dasar strategi hilirisasi sumber daya alam Indonesia,” lanjut Prabowo.
Semua Berupaya Lebih Depat Capai Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia
Lebih lanjut, Presiden RI ke delapan tersebut menekankan bahwa seluruh Presiden sebelumnya memiliki tujuan besar untuk bisa lebih cepat dan lebih dekat mencapai cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah direbut oleh para pendahulu dari tangan para penjajah.
“Seluruh presiden pendahulu saya bersama pemerintah yang mereka pimpin berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih dekat dengan cita-cita kemerdekaan kita, yaitu negara yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Prabowo.
Di mana cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia sudah termaktub di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Yakni merdeka dari kemiskinan, kelaparan, dan dari penderitaan. Karena Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, dan berdaulat secara ekonomi serta mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri.
“Yaitu negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” pungkasnya.

