JAKARTA – Hubungan Alejandro Garnacho dengan klubnya, Manchester United, kian memanas. Tukang gedor ber-KTP Argentina itu dikabarkan ngotot hanya ingin pindah ke Chelsea.
Selain Chelsea, ada sejumlah klub lain yang bisa menjadi destinasi penyerang yang masih berusia 21 tahun tersebut.
Hanya saja, menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, Garnacho tak ingin ke klub lain selain Chelsea yang merupakan rival Setan Merah di pentas Premier League.
Jika tidak mendapat lampu hijau, Garnacho memilih tak bermain sepanjang musim 2025/2026. Kans Garnacho merapat ke Stamford Bridge sebenarnya terbuka lebar karena ia dikabarkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan manajemen Chelsea.
Kepindahan Garnacho harus cepat terealisasi, mengingat jendela transfer musim panas 2025 akan ditutup pada 1 September mendatang.
Garnacho tak lagi masuk pilihan karena terlibat perselisihan dengan pelatih Ruben Amorim. Buntutnya, Ruben Amorim tak menyertakan penyerang sayap itu ke dalam rencana besarnya musim ini.
Selama Ruben Amorim masih berkuasa, tipis kemungkinan Garnacho akan mendapatkan banyak bermain, terlebih jadi starter.
Pilihan realistisnya memang ia harus secepatnya angkat kaki dari Old Trafford. Sayangnya, Manchester United justru menampik tawaran Chelsea. Chelsea sudah lama menaruh minat kepada Garnacho, tepatnya sejak Januari lalu.
Penolakan Red Devils berdasarkan nilai transfer yang mereka anggap terlalu rendah. Chelsea mengajukan 30 juta paun (Rp658,1 miliar), sedangkan Manchester United mematok 50 juta paun atau setara Rp1 triliun.

