JAKARTA – Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak merasa penampilan timnya belum maksimal, hal itu diucapkannya meski Pangeran Biru berhasil meraih kemenangan kontra Manila Digger, Rabu (13/8).
Seperti yang telah diketahui bersama, Persib Bandung baru saja berhadapan dengan Manila Digger di babak playoff ACL 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Dalam pertandingan tersebut, duel sengit sudah terjadi sejak awal babak pertama. Persib lantas mampu unggul lebih dulu akibat gol bunuh diri kiper Manila Digger Michael Asong yang salah antisipasi di menit 38.
Manila Digger kemudian mampu membuat gol penyeimbang pada menit 66 lewat torehan Modou Joof pada menit 66. Lalu Persib kembali unggul di menit 73 berkat gol Uilliam Barros. Skor 2-1 itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski meraih kemenangan, Bojan Hodak merasa belum puas dengan penampilan timnya di laga tersebut.
“Pertandingan yang sangat sulit. Kita bisa lihat kami seperti kurang maksimal di laga ini. Kita semua tahu kami memiliki jadwal yang cukup rapat, dalam kurun waktu 11 hari memainkan tiga pertandingan yang cukup berat,” ucap Hodak, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi Persib.
Dalam pertandingan kali ini, Hodak memberikan penilaian tersendiri bagi para legiun asingnya. Ia pun tentu mengapresiasi kinerja para pemain asing yang bekerja keras di laga malam ini.
“Tiga bek kami (Julio Cesar, Patricio Matricardi dan Frans Putros) bermain baik. Lucho (Luciano Guaychocea) bermain sangat baik. Berguinho dan Wiliam (Marcilio) ada sedikit cedera. Tapi Wiliam bisa bermain lebih baik di babak kedua. Jadi, saya pikir keduanya belum pada top level-nya,” kata Hodak.
“Lalu, (Uilliam) Barros ia mencetak gol kemenangan, saya tidak terlalu peduli tentang apapun, yang terpenting tugas striker adalah mencetak gol,” imbuhnya.

