Barcelona Berhutang ke Bank agar Bisa Daftarkan Pemain Barunya
JAKARTA - Barcelona diklaim meminjam uang ke bank demi mendaftarkan pemain barunya untuk kompetisi musim depan. Langkah darurat itu dilakukan agar bisa menyesuaikan dengan aturan batas gaji LaLiga.
Sebelumnya diketahui, Barcelona sempat melakukan langkah yang sama pada musim panas 2023 lalu, dimana Blaugrana kala itu kabarnya meminjam uang ke bank senilai 6,7 juta Euro supaya bisa mendaftarkan pemain barunya.
Kini, seperti dikutip Holopis.com dari The Athletic, pinjaman Barcelona ke bank naik menjadi 7 juta Euro atau setara dengan Rp 132 miliar.
Ada pun pemain baru yang nantinya bisa didaftarkan usai meminjam uang dari bank tersebut, seperti hal nya Marcus Rashford hingga Joan Garcia. Mereka belum terdaftar karena Barcelona masih terbelenggu masalah aturan batas gaji yang ditetapkan LaLiga.
Musim lalu saja dua pemainnya tak bisa didaftarkan yakni Wojciech Szczesny dan Gerard Martin. Namun memang pada akhirnya Szczesny bisa didaftarkan karena cederanya Marc-Andre ter Stegen.
Meski Barcelona sudah meminjam uang, Blaugrana tetap harus mendaftarkan para pemainnya sebelum batas pendaftaran pemain ditutup yakni pada 1 September nanti atau tepat dengan penutupan bursa transfer pemain musim panas ini.
Seandainya masih belum didaftarkan juga, maka para pemain baru yang diboyong Barcelona di bursa transfer pemain musim panas ini harus rela menganggur sampai Januari mendatang, alias setengah musim depan.
Sebagai informasi tambahan, Barcelona memang tengah dihadapkan dengan masalah finansial, bahkan aturan batas gaji masih jadi masalah yang belum terselesaikan.
Barcelona bisa saja lari dari masalah batas gaji itu, dengan syarat mendapat pemasukan yang cukup besar, baik itu dari penjualan pemain maupun tiket pertandingan.
Menariknya, ada kabar yang sebelumnya mencuat, bahwa Barcelona menerima 100 juta Euro dari penjualan tiket tribun VIP Stadion Camp Nou tahun 2024. Akan tetapi, hingga kini kabar tersebut belum diketahui kelanjutannya seperti apa.