Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Bambang Widjojanto Sebut 80 Jadi Angka Keramat

0 Shares

JAKARTA – Mantan Wakil Ketua KPK yang juga Aktivis Hukum dan Demokrasi, Bambang Widjojanto mengingatkan bahwa angka 80 sebagai usia Indonesia dalam menyambut ulang tahun di tanggal 17 Agustus nanti, merupakan angka yang keramat.

Saat menjadi salah satu pembicara di acara Dompet Dhuafa yang bertajuk ‘Merajut Kebersamaan, Mewujudkan Merdeka dan Kemiskinan’, Bambang mengatakan bahwa angka delapan memiliki makna keberlimpahan, dan nol bermakna keutuhan. Sebuah angka yang seharusnya bisa mengingatkan bangsa.

- Advertisement -

“Angka delapan itu keberlimpahan, nol itu keutuhan. Jadi kita itu sedang berlimpah, keutuhan itu berlimpah. Delapan itu tak terputus loh, di mana terputusnya delapan. Tak terputus, utuh,” kata Bambang, dikutip Holopis.com, Rabu (13/8).

Sangking uniknya, anggota Dewan Pembina Dompet Dhuafa tersebut mengingatkan, bahwa momentum angka ini hanya akan muncul lagi di 800 tahun kemudian, atau 808. Bambang juga kemudian membahas sulitnya memberantas korupsi yang menjadi penyebab kemiskinan masih terus sulit diperangi di Indonesia.

- Advertisement -

Ia menjelaskan bahwa ada isu penting yang menyebabkan sulitnya Indonesia menggapai kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu sulitnya memberantas conflict of interest atau benturan kepentingan.

“Ada beberapa isu penting yang menyebabkan kemerdekaan itu masih jauh dari kenyataan. Ada yang disebut dengan the parents of corruption. The parents of corruption itu apa? Satu, conflict of interest,” jelasnya.

Bambang lalu memberikan peringatan terkait betapa bahayanya korupsi jika terus menghantui. Bahkan, VOC juga tumbang di masa penjajahan karena sistem mereka yang korup.

“Kalau kita tidak bisa mengendailan dan menolak conflict of interest, akan hancur. Emang VOC hancur karena kehebatan Indonesia saja? Karena korup,” jelasnya.

Sebagai informasi, kesempatan itu diungkapkan Bambang dalam acara Dompet Dhuafa. Lembaga filantropi Islam sekaligus lembaga kemanusiaan tersebut menyelenggarakan Sarasehan Tokoh Bangsa ‘Merajut Kebersamaan, Mewujudkan Merdeka dari Kemiskinan dalam rangka menyambut ulang tahun Indonesia ke-80.

Acara ini juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional lintas bidang, di antaranya Ketua Umum PBNU 2010-2021 KH Said Aqil Siradj, Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI KH Muhammad Zaitun Rasmin, Sekjen Dewan Masjid Indonesia Rahmat Hidayat, Aktivis dan Cendekiawan Yudi Latif, Aktivis Hukum dan Demokrasi Bambang Widjojanto, Ketua Pengurus YDDR Ahmad Juwaini, dan Inisiator dan Ketua Pembina YDDR Parni Hadi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru