JAKARTA – Usia bukan halangan untuk mendapatkan sanjungan. Itulah yang diperlihatkan gelandang veteran AC Milan yang baru, Luka Modric.
Setelah sekian purnama membela Real Madrid, Luka Modric akhirnya cabut dari Santiago Bernabeu. Ia sempat dikaitkan dengan sejumlah klub, termasuk tim-tim Arab Saudi, sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan karier ke Milan.
Milan memang sudah lama mencari sosok playmaker tokcer dan raksasa Italia sangat beruntung mendapatkan Luka Modric via jendela transfer musim panas 2025.
Kehadiran Luka Modric diharapkan bisa menambah daya ledak Milan dalam perburuan gelar sepanjang musim yang baru, utamanya Serie A 2025/2026.
Pelatih Milan, Max Allegri, mengaku tersanjung bisa punya pemain kunci sekaliber Luka Modric. Juru taktik bertangan dingin itu memuji Luka Modric setinggi bintang-bintang di langit luas.
“Saya hanya punya sedikit, kalaupun ada, pemain hebat yang kurang cerdas dan rendah hati. Untuk bermain di level tinggi, Anda harus rendah hati dan cerdas. Modric, bukan hak saya untuk mengatakannya, adalah pemain yang luar biasa,” kata Allegri, dilansir Sky Sports.
“Mereka selalu mengajari saya bahwa pemain harus selalu dilatih sebelum membuat penilaian. Kami telah bekerja dengan baik sejauh ini; kami tidak boleh terlalu bersemangat. Kami perlu bekerja dengan keseimbangan yang baik, itu harus menjadi kekuatan kami,” imbuhnya.
Berusia 39 tahun, Luka Modric sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda kelelehan. Skillnya juga masih oke. Jika di Real Madrid ia bisa menjelma menjadi juru selamat dengan tuaian banyak trofi, kini Milan mengharapkan hal serupa.
Musim lalu, Milan terkulai di posisi kedelapan klasemen akhir Serie A. Ini merupakan pencapaian terburuk Rossoneri dalam satu dekade terakhir.
Luka Modric paham betul betapa beratnya misi yang ia emban. Ia berjanji siap tampil habis-habisan.
“Sekarang tugas kami adalah membawa klub ini kembali ke tempat yang seharusnya. Saya akan membantu semampu saya dan menikmati musim ini,” kata kapten Timnas Kroasia.


