Habib Luthfi Ajak Umat Jaga Wudhu dan Tanamkan Tauhid Demi Bersihkan Hati

0 Shares

JAKARTA – Sesepuh Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al- Mu’tabaroh An-Nahdliyah (Jatman) Habib Luthfi bin Yahya mengajak umat Islam untuk selalu menjaga kesucian melalui wudlu dan segala bentuk perilaku bersih lainnya.

“Kita sudah dibiasakan entah itu dari wudhu, ataupun cuci muka sampai mandi. Untuk menghilangkan segara kotoran-kotoran apa yanga di dalam dlohir kita,” kata Habib Luthfi dalam Dzikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara yang digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (10/8/2025).

- Advertisement -

Ia menjelaskan bahwa dalam dunia thoriqoh, wudlu bukan sekadar dimaknai sebagai kegiatan membasu dan mencuci saja, akan tetapi akan makna yang mendalam dan harus dipedomani oleh seluruh jamiyah.

“Secara dunia tariqah mengajarkan, wudlu kita ini telah membuahkan apa ?. Mata kita kan selalu tercuci walaupun tidak menjadi rukun dalam wudlu,” tuturnya.

- Advertisement -

Siapa pun yang menjaga wudlu dalam konteks tarekat, maka sejatinya ia akan menjadi manusia yang lebih baik, selalu berpikir jernih, tidak mudah marah dan selalu terjaga dari perbuatan yang buruk.

Salah satunya adalah mata. Habib Luthfi menyebut mata para penjaga wudlu akan selalu terjaga dari pandangan hal-hal yang mengandung kemaksiatan.

“Kalau kita bisa menjaga hasil wudlu, mata ini tidak akan melihat satu aib. Untuk melihat aibnya diri sendiri, aibnya ummat, aibnya bangsa. mata ini akan menjaga dari hal-hal itu,” ujarnya.

Selain itu juga mulut. Bagi siapa pun yang telah berhasil menjaga wudlunya dengan baik, maka lisannya akan terjaga dari ucapan-ucapan yang buruk, baik hasut, dengkit dan sebagainya.

“Mulut kita yang sering terkena air wudlu juga terjaga dari omongan-omongan yang akan mengadu domba antar umat, yang akan mengadu domba bangsa ini sehingga timbul satu perpecahan-perpecahan, hingga menggoyahkan NKRI,” lanjutnya.

Begitu juga dengan telinga. Salah satu sistem panca indera manusia tersebut akan terjaga dari mendengarkan hal-hal yang maksiat jika benar-benar orang tersebut mampu menjaga wudlunya dengan baik.

“Telinga itu akan mempunyai filter yang luar biasa, tidak mudah menerima hoaks, menimpa lain-lain yang berdampak pada memecah belah umat dan memecah belah bangsa,” tukasnya.

Apalagi jika wudlu tersebut dibarengi dengan kalimat tauhid di dalam hati. Maka orang yang menjalankan tarekat tersebut akan menjadi manusia yang lebih cerdas secara emosional dan intelektualitas.

“Belum lagi kalimat Laa Ilaaha Illallah, yang selalu akan mempoles dalam hati yang akan membersihkan dari kibir, hasut, sombong dan lain-lain, paling banyak di sini (hati), bukan di sini (lisan),” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru