Minggu, 22 Feb 2026
BREAKING
Minggu, 22 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Polemik Study Tour Dibahas Bersama, Perlu Kepemimpinan Restoratif

0 Shares

“Standar keselamatan wajib diberlakukan, mulai dari uji laik jalan armada, pembatasan usia kendaraan hingga pelatihan sopir,” usulnya.

Selain itu, ada juga praktik audit dan sertifikasi pada vendor transportasi untuk destinasi wisata yang dilakukan secara berkala, demi meminimalisir potensi kecelakaan yang bisa saja terjadi.

- Advertisement -

Selain itu, dari sisi pengguna yakni siswa dan pihak sekolah juga perlu diliterasi agar melakukan perencanaan yang lebih matang untuk melaksanakan study tour maupun rekreasi, sehingga dapat mengakomodir semua pihak, termasuk soal pembiayaan yang tidak membebani peserta tour.

“Masa transisi diberikan agar sekolah yang telah merencanakan kegiatan dapat menyesuaikan jadwal dan anggaran,” tukasnya.

- Advertisement -

Kepemimpinan Restoratif

Di sisi lain, Syam Basrijal menerangkan bahwa kepemimpinan restoratif perlu dilihat secara serius karena menjadi lapisan terdalam dari sebuah kebijaksanaan. Ia tidak hanya memperbaiki sistem, tetapi juga memulihkan luka yang ditinggalkan.

“Pemimpin restoratif memahami bahwa tragedi tidak hanya meninggalkan kerugian fisik, tetapi juga meninggalkan trauma dan kehilangan rasa percaya,” ujar Syam.

Untuk itu, ia menerangkan bahwa ada sejumlah model restoratif yang dapat diambil oleh para peimpin dan pemangku kebijakan. Antara lain dengan dialog multipihak. Dalam konteks study tour tersebut, sebaiknya ajak keluarga korban, guru, siswa, pelaku industri transportasi, pelaku wisata, asosiasi profesi, dan pemerintah duduk bersama membahas solusi.

Selanjutnya, lakukan transparansi data dan proses sehingga publik diberi akses informasi tentang hasil audit keselamatan, daftar vendor yang layak, dan rencana pencegahan kecelakaan.

Selain itu, pendidikan budaya keselamatan terhadap siswa, guru, dan orang tua juga perlu dlakukan. Mereka semua sebaiknya dilibatkan dalam pelatihan dan kesadaran risiko atas keselamatan jalan.

Kemudian penghormatan terhadap korban. Syam Basrijal menyebut bahwa tragedi dijadikan pelajaran bersama yang diintegrasikan ke dalam kebijakan dan kurikulum, bukan sekadar dikenang pada hari peringatan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru