JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pangan adalah kunci untuk mempertahankan sebuah bangsa yang sudah merdeka dari berbagai ancaman.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pembukaan sidang kabinet paripurna di Istana Presiden pada Rabu (7/8).
“Sejak lama saya berkeyakinan bahwa apapun terjadi, bangsa kita akan aman kalau kita kuasai pangan kita. Kalau kita bisa amankan pangan kita, kita bisa jamin bahwa kita bisa beri makan kepada rakyat kita setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Presiden bahkan menyebut bahwa dirinya tidak pernah percaya bahwa suatu bangsa bisa merdeka kalau dia tidak bisa produksi pangannya sendiri.
“Tidak ada dalam sejarah manusia. It does not happen, it will not happen. Tidak ada negara yang merdeka berdaulat tanpa dia bisa produksi makannya sendiri,” ujarnya.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo wanti-wanti untuk selalu menjaga ketahanan pangan di Indonesia mengingat adanya ancaman dari pihak luar.
“Karena itu produksi pangan bagi saya adalah strategis. Selalu bangsa kita diganggu, bahkan dirusak melalui pangan. Kalau ada bangsa lain yang ingin merusak kita, dia akan merusak pangan kita,” tegasnya.
Presiden kemudian mengungkapkan bahwa strategi ketahanan pangan yang digunakannya saat ini terbilang sudah sesuai dengan apa yang diharapkannya.
“Alhamdulillah, arah kita di bidang pangan cukup berhasil. Cadangan yang ada di pemerintah sekarang terbesar sepanjang sejarah. Di sini saya tekankan bahwa strategi kita ternyata berada di arah yang sudah benar,” tandasnya.


