JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa Indonesia akan tetap tenang dan fokus menjaga stabilitas nasional di tengah gejolak geopolitik dan geoekonomi global.
Dalam pengantarnya di sidang kabinet paripurna pada Rabu (6/8), Presiden Prabowo mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih tentang tantangan global yang semakin kompleks sejak awal pemerintahan.
“Sekarang tidak hanya kita menghadapi dampak dari perang di mana-mana, konflik di Ukraina, konflik di Timur Tengah, Gaza, Tepi Barat, Lebanon, Suriah, yang begitu dahsyat, yang memakan korban begitu banyak, di depan mata seluruh dunia. Perempuan, anak-anak kecil, puluhan ribu dibantai,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Presiden Prabowo juga menekankan ketegangan lain yang melibatkan negara-negara besar dan kawasan Asia bahkan ASEAN. Presiden Prabowo pun menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung peran ASEAN mencari solusi.
“Kita akan dukung ASEAN terus untuk berperan mencari solusi damai di tetangga kita,” imbuhnya.
Selain situasi geopolitik, Presiden Prabowo turut menyoroti ketidakpastian global akibat kebijakan perdagangan. Di tengah kondisi yang kian rumit, Presiden menegaskan sikap Indonesia yang tenang dan terukur.
“Belum lagi kita hadapi kondisi geoekonomi dunia, ketidakpastian yang ditimbulkan oleh tarif yang dipasang oleh Amerika Serikat. Kita menghadapinya dengan tenang,” tegasnya.


