Nadiem Makarim Bungkam Disinggung Dugaan Korupsi Google Cloud di Kemendikbudristek

0 Shares

JAKARTA – Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bungkam soal dugaan korupsi pada pengadaan Google Cloud di instansinya yang kini sedang diusut KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Hal itu mengemuka saat Nadiem disinggung awak media setibanya di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis 7 Agustus 2025.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Terpantau Nadiem datang bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea sekitar pukul 09.15 WIB untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek.

Nadiem tak merespon saat dikonfirmasi sejumlah pertanyaan awak media. Termasuk saat disinggung soal permintaan keterangan yang akan dilakukan KPK dan dugaan sengkarut rasuah tersebut. Nadiem hanya mengatakan dalam kondisi sehat.

- Advertisement -

“Sehat,” singkat Nadiem sebelum masuk ke dalam loby gedungn Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Holopis.com.

KPK sebelumnya menyatakan sedang mendalami sepak terjang Nadiem Anwar Makarim dalam sengkarut dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Lembaga antirasuah sedang mempertajam informasi dan bukti atas dugaan perbuatan rasuah Nadiem dalam pengadaan tersebut.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto tak menampik pihaknya mendalami peran Nadiem sebelum dan atau saat menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam hal ini Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menristekdikti). Namun, Fitroh belum mau membuka secara gamblang lantaran hal tersebut sedang didalami pihaknya dalam penyelidikan dugaan rasuah ini.

“Ya nanti kita lihat. Itu kan sudah menyangkut materi, masih dalam proses penyelidikan juga,” ucap Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, seperti dikutip Holopis.com, Rabu (6/8/2025).

Sebelum menjabat Menristekdikti, sosok Nadiem tenar dalam ekosistem industri digital berbasis teknologi. Namanya kian melambung sejurus dengan berkembangnya Gojek, perusahaan rintisan (startup) bentukan Nadiem.

Saat ini, Gojek merupakan perusahaan penyedia transportasi berbasis aplikasi rintisan terbesar di Indonesia. Dalam perjalanan bisnisnya, Gojek telah memperoleh pendanaan besar dari sejumlah pihak. Salah satunya mendapat suntikan dana segar dari Alphabet, induk perusahaan Google. Selain itu, Gojek kemudian bergabung dalam merger dengan Tokopedia menjadi PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).

Dalam penyelidikan dugaan rasuah pengadaan Google Cloud, KPK telah meminta keterangan sejumlah pihak. Di antaranya dua mantan petinggi GoTo, Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto. Terkait hal itu, KPK dikabarkan sedang menelusuri apakah terdapat hubungan GoTo dengan terpilihnya Google Cloud (produk milik Google) sebagai barang pengadaan Cloud di Kemendikbudristek era Nadiem Makarim.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis