JAKARTA – Bencana angin kencang melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat semenjak beberapa hari yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, kejadian ini dipicu hujan disertai angin kencang.
“Terdapat dua desa terdampak yakni Desa Sirnajaya dan Desa Sukaharja di Kecamatan Sukamakmur,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (7/8).
Abdul menjelaskan bahwa kerusakan rumah terlihat pada atap rumah hingga struktur bangunan berupa retakan pada dinding rumah warga.
Hasil kaji cepat sementara, terdapat 8 rumah yang mengalami kerusakan. Adapun rinciannya 1 unit rumah rusak berat, 6 unit rusak ringan dan 1 unit rumah rusak sedang.
“Selain itu, terdapat 32 jiwa terdampak,” imbuhnya.
Lebih lanjut masih dilokasi yang sama, peristiwa angin kencang juga melanda Desa Iwul, Desa Bojong Sempu dan Desa Pamegarsari di Kecamatan Parung.
“Dilaporkan terdapat 11 rumah rusak dengan rincian 9 unit rumah rusak ringan dan 2 unit rumah rusak sedang,” tukasnya.
Upaya penanganan juga dilakukan tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Bogor, Satpol PP, Perangkat Desa dan masyarakat. Selain distribusi logistik, tim gabungan juga gotong royong untuk membersihkan dan memperbaiki atap rumah warga.
Menyikapi terjadinya bencana, Abdul mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan.
“Bagi warga yang tinggal di wilayah yang memiliki potensi risiko angin kencang, diharapkan dapat memeriksa kondisi atap rumah. Selain itu, dapat melakukan pemangkasan pohon atau dahan yang sudah mulai rapuh dan dapat melakukan update informasi cuaca secara berkala dari lembaga resmi,” imbaunya.

