TANGERANG – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) melakukan pengecekan terhadap maskapai jelang rencana pengoperasian terminal 1C Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Pengukuran ini dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi baru-baru ini.
Dalam kesempatan itu, Menhub melakukan ramp inspection atau inspeksi kelaikudaraan pada sejumlah pesawat udara di Bandara Soetta. Adapun sejumlah pesawat yang diinspeksi antara lain milik maskapai PT Garuda Indonesia, PT Super Air Jet, PT Batik Air dan PT Citilink Indonesia.
“Hari ini kita melakukan ramp inspection pada sejumlah pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kita melakukan pengecekan langsung pada fisik dan mesin pesawat, pilot, para personil, hingga kelengkapan dokumen penerbangan. Kita ingin memastikan bahwa semua aspek telah memenuhi standar yang sudah ditetapkan,” ujar Menhub.
Menhub secara tegas meminta agar semua maskapai untuk patuh terhadap peraturan yang berlaku termasuk dalam hal penggunaan komponen pesawat dimana semua harus sesuai standar yang ditetapkan oleh pabrik maupun Pemerintah. Sementara itu, jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai ketentuan dalam kegiatan ramp inspection, ia menginstruksikan para inspektur agar tegas melarang pesawat untuk mengudara.
“Kementerian Perhubungan tidak main-main terhadap aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. Karena itu, saya memerintahkan jajaran Ditjen Perhubungan Udara untuk melakukan ramp inspection secara periodik dan sesuai Standar Operasional Prosedur,” tegasnya.
Menhub juga turut melakukan peninjauan Terminal 1C Bandara Soetta yang saat ini masih dalam proses revitalisasi. Pengerjaan revitalisasi diharapkan selesai pada akhir tahun 2025 mendatang.
“Proses revitalisasi Terminal 1C sejauh ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saya berharap terminal ini dapat segera dioperasikan secara parsial guna meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan,” tutupnya.

