JAKARTA – Rangkaian kegiatan Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Indonesia 2025 siap mengguncang Jakarta dengan gelaran program unggulan bertajuk “Private Sector Roles in Disaster Management: Building a Culture of Resilience” pada Kamis, 14 Agustus 2025 di JIEXPO Kemayoran.
Workshop ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya sektor swasta, dalam membangun sistem manajemen bencana nasional yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dalam forum ini, para pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, akademisi, lembaga kemanusiaan, hingga asosiasi bisnis akan berdialog untuk membangun budaya ketangguhan yang proaktif dan preventif.
Kegiatan ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pakar kebencanaan, antara lain:
- Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, S.IP., M.Si., Guru Besar Sosiologi Kebencanaan Universitas Pertahanan
- Tomy Hendrajati, Presiden Human Initiative
- Afda Rizal Armashita, Ketua Umum KEIND
- Erik Hidayat, Ketua Umum HIPPI
Diskusi panel akan dipandu oleh Victor Rembeth dari Komite Teknis Kebencanaan BSN–BNPB. Fokus diskusi adalah bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi nyata dalam sistem manajemen bencana, dari aspek logistik, teknologi, edukasi, hingga pemulihan ekonomi pasca-bencana.
Tak hanya diskusi, kegiatan ini juga akan ditandai dengan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis yang menjadi bukti konkret komitmen lintas sektor dalam membangun sistem penanggulangan bencana berbasis kolaborasi. Di antaranya:
- DOBU MASK & Singulariti: Penyediaan alat pelindung dan solusi kebencanaan berbasis teknologi.
- Universitas Pertahanan, KEIND, HIPPI: Kolaborasi edukasi, riset, dan pelatihan manajemen bencana.
- Universitas Pertahanan & DOBU MASK: Program beasiswa dan penguatan kapasitas pendidikan kebencanaan.
- Human Initiative, KEIND, HIPPI: Program penanggulangan bencana berbasis masyarakat terdampak.
Sri Vista Limbong, Project Director EDRR Indonesia 2025, menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Kami sangat mendukung program seperti ini karena peran dunia usaha dalam penanggulangan bencana masih sangat besar potensinya. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi dan langkah bersama dalam membangun ketangguhan bangsa,” ujarnya.
EDRR Indonesia 2025 sendiri akan digelar pada 13–15 Agustus 2025 di Hall A1–A3 JIEXPO Kemayoran. Pameran ini merupakan ajang tahunan yang mengusung solusi kebencanaan, tanggap darurat, hingga penyelamatan, sebagai bagian dari penguatan sistem mitigasi bencana nasional.
Pameran ini diselenggarakan oleh PT Amara Tujuh Perjuangan bersama mitra internasional seperti Council for the Promotion of Shanghai International Trade, Shanghai International Exhibition Group, dan Comexposium. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kemenko PMK RI selaku Co-Host.

