JAKARTA – Wayne Rooney merupakan salah satu pesepakbola terhebat yang pernah menghiasi pentas balbalan. Kesuksesannya berama Manchester United membuat namanya terkenal di seluruh dunia. Kiprah serta dedikasinya kepada Timnas Inggris juga tak perlu lagi diragukan.
Bersama Manchester United, ia memenangkan sekoper gelar, di antaranya lima Premier League, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Hanya saja, dalam kapasitasnya sebagai pelatih, nasib baik masih menjauh dari legenda yang kini berusia 39 tahun.
Sejak memulai karier sebagai pelatih, sejauh ini Rooney sudah membesut empat tim yakni Derby County, D.C. United, Birmingham City, dan Plymouth Argyle. Tak satu pun dari tim itu mampu meraih trofi.
Bahkan, belum lama ini, pemilik minoritas Birmingham City Tom Brady, melayangkan kritikan ke arah Rooney.
Lewat tayangan dokumenter baru di Amazon Prime, dengan judul ‘Built in Birmingham: Brady & The Blues’, berkisah tentang rasa patah hati sampai kebangkitan Birmingham City selama dua tahun terakhir, dimulai dari mereka terdegradasi ke League One pada musim 2023/2024.
Secara khusus, Tom Brady menyinggung ihwal Rooney yang ditunjuk menjadi pembesut Birmingham City pada 2023.
“Saya sedikit khawatir dengan kepemimpinan pelatih kepala kami (Rooney),” kata Brady, dilansir Sport Illustrated.
“Maksud saya, entahlah, saya tidak punya insting yang bagus untuk itu,” imbuhnya.
Rooney sejatinya mengantongi kontrak hingga 2026 atau 3,5 setelah ia datang. Namun, eks striker ganas itu cuma mampu bertahan 83 hari sebelum dipecat.
Ia gagal mendongkark performa timnya, buntut dari rentetan hasil negatif yang membuat Birmingham City melorot ke posisi 20 klasemen. Padahal, sebelumnya mereka di posisi keenam.
Tak hanya mengkritik Rooney, Tom Brady juga mengkritik para pemain yang juga tak mampu tampil baik setelah pemecatan Rooney.
“Yah, kami sudah mengganti pelatih, jadi ini benar-benar kesalahan para pemain karena pelatih tidak turun ke lapangan dan memasukkan bola ke gawang,” kata Brady.
“Mereka malas, mereka merasa berhak, dan ketika Anda malas dan merasa berhak, Anda tidak punya banyak peluang untuk sukses,” ketus Tom Brady.

