Aprilia Siap Gulingkan Marquez! Rivola Ungkap Strategi Kunci di MotoGP Austria

0 Shares

JAKARTA – Persaingan MotoGP 2025 kian memanas, dan Aprilia tampil sebagai salah satu tim penantang serius dominasi Ducati. Meski baru sekali mencicipi kemenangan dalam 12 seri pertama musim ini, Aprilia tak kehilangan optimisme. Bahkan sang CEO, Massimo Rivola, dengan percaya diri menyebut timnya siap menggoyang dominasi Marc Marquez dan Ducati di paruh kedua musim.

Satu-satunya kemenangan Aprilia musim ini datang dari Marco Bezzecchi, yang tampil luar biasa di MotoGP Inggris. Kemenangan ini menjadi titik balik Aprilia untuk mengejar Ducati, sang pemuncak klasemen konstruktor. Saat ini, Aprilia menempati posisi kedua klasemen konstruktor MotoGP 2025 dengan 187 poin, terpaut 243 poin dari Ducati.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Rivola Optimistis: Bezzecchi Bisa Kalahkan Marquez

Dalam wawancara terbaru bersama Marca, Massimo Rivola mengungkapkan keyakinannya bahwa Bezzecchi punya semua yang dibutuhkan untuk mengalahkan Marc Marquez, yang sejauh ini masih mendominasi musim 2025 dengan konsistensi luar biasa bersama Ducati.

“Kalau kami melawan rider Ducati yang terlihat tak terkalahkan, saya yakin kami bisa mengalahkan dia juga. Terutama di sirkuit tertentu,” tegas Rivola.

- Advertisement -

Salah satu momen penting yang ditunggu Aprilia adalah MotoGP Austria, yang akan digelar pada pertengahan Agustus mendatang. Meski bukan sirkuit yang dikenal sebagai kekuatan Aprilia, Rivola melihat peluang besar berdasarkan performa Bezzecchi yang semakin matang dan adaptif.

“Austria adalah salah satu kuncinya: ini bukan salah satu trek favorit kami, tapi melihat Bezzecchi mengendarai motor dan bagaimana dia beradaptasi dengan motor dan sirkuit berbeda, saya hanya bisa optimistis,” tambah Rivola.

Dua Rider Hebat, Senjata Baru Aprilia

Kekuatan Aprilia tidak hanya bertumpu pada Marco Bezzecchi. Mulai musim ini, mereka juga diperkuat oleh Jorge Martin, yang dikenal sebagai salah satu pembalap paling agresif dan konsisten di grid MotoGP.

Duet Bezzecchi dan Martin menjadi kombinasi berbahaya yang dinilai mampu mendorong Aprilia ke level berikutnya.

“Kami ingin memiliki dua pebalap hebat, jadi kami bisa tumbuh sebanyak mungkin. Saya tak sabar menuju paruh kedua musim, karena kami ada dalam level bagus dari segi teknis,” ucap Rivola.

Kehadiran dua pembalap muda dan penuh semangat ini diharapkan dapat mendorong pengembangan motor RS-GP milik Aprilia secara lebih cepat dan terarah.

Aprilia Masih di Jalur Progresif

Walaupun dominasi Ducati belum goyah, Aprilia telah menunjukkan progres signifikan dalam beberapa musim terakhir. Dari tim yang dulu dianggap medioker, kini Aprilia mulai dianggap sebagai pesaing serius dalam perebutan podium dan bahkan gelar.

Langkah-langkah Aprilia sangat jelas: merekrut pembalap berkualitas, memperkuat sisi teknis, serta meningkatkan konsistensi performa motor di berbagai sirkuit. Strategi ini mulai menunjukkan hasil positif meski masih ada jarak besar yang harus ditempuh.

Balapan Austria: Ujian Besar untuk Aprilia

Sirkuit Red Bull Ring di Austria akan menjadi salah satu momen krusial bagi Aprilia untuk menunjukkan kemajuan mereka. Sirkuit ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu “kandang kekuatan” Ducati, berkat layoutnya yang mendukung kecepatan tinggi dan akselerasi kuat.

Namun Rivola yakin bahwa kehadiran Bezzecchi dan Martin akan memberi kejutan. Apalagi jika tim bisa mengatasi tantangan teknis dengan lebih baik dari sebelumnya.

Misi Menggoyang Dominasi Ducati

Menghadapi dominasi Ducati dan Marquez bukan hal mudah. Tapi Aprilia tak menyerah. Dengan Bezzecchi yang terus berkembang dan Martin yang siap tampil habis-habisan, Aprilai mengincar kebangkitan besar di paruh kedua musim.

Targetnya jelas: kemenangan lebih banyak, podium lebih konsisten, dan tekanan nyata untuk Ducati. MotoGP 2025 masih panjang, dan Aprilia siap memainkan peran besar dalam persaingan sengit ini.

Dengan mentalitas pantang menyerah, peningkatan teknis yang solid, serta line-up pembalap yang semakin solid, Aprilia pantas dianggap sebagai kuda hitam yang paling berbahaya musim ini. Mampukah mereka benar-benar menggulingkan Marquez dan Ducati? Kita tunggu aksi mereka di Austria dan seri-seri berikutnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis