JAKARTA – Neymar sepertinya bakal kembali bermain di Eropa dan ia dikaitkan dengan sejumlah klub di Benua Biru. Mudik ke Barcelona?
Kans Neymar ke Eropa bisa saja terjadi, menyusul Santos yang terancam terdegradasi dari liga teratas Brasil.
Pada laga terakhir beberapa waktu lalu, Santos yang diperkuat Neymar kembali menenggak pil pahir usai dikalahkan Internacional dengan skor tipis 2-1 yang membuat mereka terpuruk di posisi ke-12 Serie A Brasil.
Kekalahan tersebut membuat Santos masuk zona merah dan terancam turun kasta musim depan. Inilah membuat Neymar sepertinya merasa kecewa dan frustrasi.
Tak sampai disitu, eks mesin gol Paris Saint-Germain itu juga terlibat adu bacot dengan fans Santos. Lewat akun IG-nya, Neymar mengatakan pertengkaran tak terkait performanya melainkan komentar miring tentang keluarga.
Kondisi tersebut membuat penyerang berusi 33 tahun menunjukkan rasa ketidaknyamanan. “Dalam kondisi emosi, sulit mengendalikan perasaan saat kamu dihina secara tidak adil dan saya tidak akan pernah berdebat dengan fans yang menuntut saya tampil di lapangan. Dia berhak menilai apakah saya bermain buruk atau tidak, dan dia berhak untuk mencemooh. Tapi yang tidak boleh adalah menghina saya, seperti yang dia lakukan pada saya,” tulis Neymar.
“Dia menyebut saya dan ayah saya sebagai ‘tentara bayaran’, berbicara tentang keluarga/teman-teman saya. Maaf, tapi sulit untuk mengendalikan emosi. Saya datang ke Santos untuk mencoba membantu klub sebaik mungkin, di dalam maupun luar lapangan. Dan saat fans merasa saya tidak bisa membantu lagi atau justru merugikan klub, saya akan menjadi orang pertama yang pergi,” sambungnya.
Tak lama, TyC Sports mewartakan bahwa klub Prancis, Marseille, berminat menampung Neymar. Disebutkan pula, kedua belah pihak telah melakukan komunikasi.
Tak menutup kemungkinan juga Neymar akan kembali ke mantan klubnya, PSG dan Barcelona. Kedua tim ini memang tengan melakukan pembenahan di semua lini jelang bergulisnya musim 2025/2026.


