Wapres Gibran Ajak Hima Persis Adaptif Hadapi Transformasi Teknologi

0 Shares

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya transformasi dan adaptasi sebagai kunci untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih tangguh dan kompetitif.

Hal itu disampaikan Wapres Gibran saat menutup Muktamar XI Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) yang digelar di SKA Co Ex, Pekanbaru, Senin (28/7).

- Advertisement -

“Saya ingin mengapresiasi tema Muktamar Hima Persis kali ini. Transformasi itu penting sekali, apalagi di tengah dunia yang berubah begitu cepat,” ujar Wapres dalam sambutannya, dikutip Holopis.com, Senin (28/7).

Ia menyoroti urgensi adaptasi terhadap kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang kini telah menjadi bagian dari kurikulum pilihan di sejumlah sekolah.

- Advertisement -

Generasi muda, menurutnya, harus mempersiapkan diri agar tidak tertinggal. “Saya titip, kita harus adaptif. Kita tidak boleh tertinggal,” pesannya.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan peluang besar yang dimiliki Indonesia dalam menghadapi bonus demografi antara tahun 2030 hingga 2045, di mana sekitar 68 persen populasi berada pada usia produktif.

Ia menyebut momentum ini sebagai kesempatan emas untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap). “Ini kesempatan kita untuk meningkatkan produktivitas nasional dan keluar dari middle income trap,” tegasnya.

“Sekali lagi saya titip, teman-teman Hima Persis, kesempatan ini hanya datang sekali dan tidak akan terulang. Maka dari itu, adaptasi dan transformasi menjadi sangat penting,” imbuhnya.

Wapres juga menyinggung program prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Danantara, dan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, berbagai program prioritas tersebut berorientasi pada prinsip keberlanjutan dalam aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

“Bapak Presiden selalu berpesan, dalam menjalankan visi dan misi program-programnya, aspek lingkungan, sosial, dan keberlanjutan harus menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Namun, Wapres mengakui bahwa proses transformasi tidak selalu berjalan mulus. Ia menyinggung tantangan berupa misinformasi dan hoaks yang sering kali berasal dari ketidaktahuan.

“Pasti ada suara sumbang, pasti ada hoaks. Biasanya muncul karena belum memahami sepenuhnya arah dan manfaat transformasi tersebut,” ujarnya.

“Maka sekali lagi saya titip, kunci keberhasilan transformasi adalah keteguhan, persatuan, kerja keras, dan komunikasi yang baik,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP Persis sekaligus Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat menegaskan peran strategis Hima Persis sebagai motor kemajuan pemikiran mahasiswa.

“Karena itu, Hima Persis harus mampu menampilkan dirinya sebagai kelompok yang gandrung pada ide-ide kemajuan (idea of progress),” tegas Atip.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru