5 Perusahaan Bersiap IPO, BEI Soroti Kesiapan Internal Calon Emiten
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyoroti pentingnya kesiapan internal perusahaan sebelum melantai di bursa. Hingga 25 Juli 2025, terdapat lima perusahaan yang telah masuk dalam pipeline pencatatan saham BEI, menunjukkan potensi kuat dari sektor korporasi untuk terus memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan jangka panjang.
"Hingga saat ini masih terdapat lima perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Holopis.com, Minggu (27/7).
Kelima perusahaan tersebut terdiri dari satu calon emiten dengan aset skala menengah, dan empat lainnya tergolong beraset jumbo, yaitu memiliki aset lebih dari Rp250 miliar.
Secara sektoral, dua perusahaan berasal dari sektor Basic Materials, sementara sisanya dari sektor Energy, Financials, dan Transportation & Logistic.
Menurut Nyoman, proses menuju IPO bukan hanya soal teknis atau regulasi, melainkan keputusan strategis jangka panjang yang memerlukan perencanaan matang dan keseriusan tinggi.
“Menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa tentunya merupakan sebuah keputusan dan aksi korporasi strategis perusahaan yang umumnya hanya berjalan satu kali selama perusahaan tersebut berdiri,” ujarnya.
Nyoman menambahkan, keberhasilan proses IPO sangat bergantung pada struktur, momentum pasar, serta kualitas kesiapan internal perusahaan. Ini termasuk kinerja keuangan, tata kelola yang baik, hingga narasi bisnis yang jelas dan menarik bagi calon investor.
“Sehingga BEI sangat menghargai perusahaan yang mempersiapkan sebaik dan optimal mungkin untuk menjadi perusahaan terbuka,” tegas Nyoman.