JAKARTA – Harga emas dunia tercatat stabil pada perdagangan Kamis (24/7) pagi, setelah sebelumnya mengalami koreksi tajam. Hal ini terjadi seiring dengan meredanya tensi dagang global yang pada akhirnya menurunkan permintaan terhadap aset lindung nilai (safe haven) seperti emas.
Berdasarkan data yang dihimpun Holopis.com dari tradingeconomics, harga emas di pasar spot tidak mengalami perubahan signifikan dan tercatat di level US$ 3.387,15 per troy ons.
Namun untuk harga emas berjangka AS turun tipis 0,1 persen ke posisi US$ 3.492,50 per troy ons, setelah sebelumnya terpangkas sebesar 1,3 persen.
Menurut Managing Director GoldSilver Central, Brian Lan pergerakan harga emas saat ini lebih dipicu oleh aksi ambil untung setelah muncul berita positif dari sektor perdagangan global.
“Sehari sebelumnya, harga emas sempat menunjukkan potensi untuk melanjutkan tren bullish, hingga muncul berita positif dari sektor perdagangan yang memicu aksi ambil untung,” ujar Lan, Managing Director dari perusahaan yang berbasis di Singapura tersebut, dikutip Holopis.com, Kamis (24/7).
Ia menambahkan bahwa pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor penopang bagi harga emas, meski sementara. “Kami melihat ini hanyalah koreksi sementara. Secara keseluruhan, kami masih cukup optimistis terhadap pergerakan emas,” tambahnya.
Stabilnya harga emas ini terjadi di tengah meningkatnya sentimen risiko di pasar keuangan global. Hal tersebut dipicu oleh perkembangan positif dari sejumlah perjanjian dagang internasional.
Presiden AS Donald Trump dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Jepang yang menurunkan tarif impor mobil. Selain itu, AS dan Uni Eropa juga tengah mengarah pada kesepakatan serupa dengan rencana pengenaan tarif baru sebesar 15 pesen.
Optimisme pasar bahwa lebih banyak kesepakatan dagang akan tercapai dalam waktu dekat turut menurunkan daya tarik emas sebagai aset pelindung risiko.
Sementara itu, pergerakan logam mulia lainnya menunjukkan tren bervariasi. Harga perak di pasar spot turun 0,3 persen ke posisi US$ 39,16 per troy ons, platinum tercatat stabil di US$ 1.411,53, sedangkan palladium melemah 1 persen menjadi US$ 1.265,50.

