Jokowi Tantang Pengusik Ijazahnya Bertarung di Pengadilan


Oleh : Muhammad Ibnu Idris

JAKARTA - Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan sangat menghormati dan siap kooperatif mengikuti proses hukum yang saat ini berjalan, yakni terkait dengan polemik ijazah yang ia miliki, dan kemudian digunjingkan oleh sejumlah pihak, termasuk Roy Suryo dan teman-temannya.

"Proses hukum kita hormati dan terus kita akan ikuti," kata Jokowi di Polresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025) seperti dikutip Holopis.com.

Lantas, ia juga mempersilakan semua pihak berargumentasi dan bermanuver soal isu ijazah S1-nya yang disebut-sebut palsu tersebut. Ia ingin pembuktian hukum nantinya dapat ditunaskan di meja pengadilan saja.

"Sampai ke pengadilan nanti kita lihat," tegasnya.

Persoalan pelaporannya terhadap 5 (lima) orang ke Polda Metro Jaya, Jokowi pun sudah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor. Dalam paparannya ke penyidik, ia menjelaskan sejumlah aspek, mulai dari keterkaitannya dengan Dian Sandi Utama, serta siapa sosok pembimbing akademik maupun pembimbing skripsinya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Semuanya saya jawab sesuai yang saya tahu dan yang terjadi apa adanya," ujar Jokowi.

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, ayah Gibran Rakabuming Raka ini pun mengatakan bahwa dokumen ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, maupun ijazah SMA 6 Surakarta sudah diamankan oleh tim penyidik dari Subdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Juga sudah dilakukan tadi penyitaan ijazah asli S1 dan SMA oleh penyidik," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Jokowi bersama tim kuasa hukumnya membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya melalui Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada hari Rabu, 23 Juli 2025 sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam laporannya, Jokowi menyebut 5 (lima) orang sebagai terlapor atas tuduhan dan dugaan fitnah ijazah palsu yang dimilikinya dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Kelima orang tersebut antara lain ; Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tiffauzia Tyassuma, Eggi Sudjana Mastal, dan Kurnia Tri Royani.

Tampilan Utama