JAKARTA – Sosok legenda musik heavy metal, Ozzy Osbourne meninggal dunia hanya setelah beberapa minggu dari konser perpisahan yang ia selenggarakan bersama rekan satu bandnya, Black Sabbath. Konser tersebut merupakan konser perpisahan besar untuk para penggemar mereka.
Dalam konser di panggung Villa Park sekitar kurang lebih tiga minggu lalu, ia berterima kasih kepada para penggemarnya yang sudah mendukungnya selama ini.
“Kalian tidak tahu apa yang saya rasakan, terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam,” kata Ozzy, dikutip Holopis.com, Rabu (23/7/2025).
Konser tersebut dihadiri oleh 42.000 penggemarnya di Villa Park, Birmingham, Inggris. Lokasi tersebut dekat dengan lokasi di mana band Black Sabbath dibuat. Tak hanya Black Sabbath, beberapa musisi favoritnya juga ikut meramaikan konser perpisahan tersebut, termasuk Metallica dan Guns N’Roses.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, informasi ini beredar luas berdasarkan pernyataan pihak keluarga. Di mana mereka mengabarkan jika sang vokalis group band metal Black Sabbath telah menghembuskan nafas terakhirnya.
“Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta telah meninggal dunia pagi ini. Beliau bersama keluarga dan dikelilingi cinta,” tulis pihak keluarga dari akun Instagram Ozzy @ozzyosbourne.
Sebelum meninggal dunia, Ozzy Osbourne sempat dikabarkan mengidap penyakit parkinson. Sebuah penyakit gangguan saraf progresif yang memengaruhi gerakan dan koordinasi sejak tahun 2019.
Perlu diketahui, nama lengkapnya adalah Jhon Michael Osbourne. Ia lahir pada 3 Desember 1948 di Marston Green, Warwickshire, Inggris. Selain sebagai vokalis, ia juga merupakan pendiri dari group musik heavy metal bernama Black Sabbath yang terkenal sejak 1970.

