Menkomdigi Bantah Pemerintah Bakal Batasi Penggunaan WhatsApp Call

0 Shares

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid angkat bicara terkait wacana pembatasan layanan panggilan internet seperti WhatsApp Call yang sempat menghebohkan publik belakangan.

Menurutnya, kabar yang beredar di masyarakat terkait hal tersebut tidak benar. Ia menegaskan, bahwa pemerintah tidak pernah merancang aturan pembatasan panggilan internet seperti WhatsApp Call tersebut.

- Advertisement -

“Saya tegaskan pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call. Informasi yang beredar tidak benar dan menyesatkan,” kata Menkomdigi, dikutip Holopis.com, Minggu (20/7).

Meutya menuturkan, pihaknya di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memang menerima usulan dari beberapa asosiasi, namun belum ada satupun yang dibahas dalam forum kebijakan resmi.

- Advertisement -

“Kementerian Komunikasi dan Digital hanya menerima usulan dari beberapa pihak, seperti Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), terkait penataan ekosistem digital,” jelas Meutya.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas keresahan publik, dan memerintahkan jajarannya untuk segera mengklarifikasi informasi yang beredar.

“Saya meminta maaf jika terjadi keresahan di tengah masyarakat. Saya sudah meminta jajaran terkait untuk segera melakukan klarifikasi internal dan memastikan tidak ada kebijakan yang diarahkan pada pembatasan layanan digital,” tegasnya.

Latar Belakang: Ketegangan OTT vs Operator

Isu pembatasan VoIP, seperti WhatsApp Call dan Zoom, bukan pertama kali muncul. Beberapa operator telekomunikasi mengeluhkan ketimpangan bisnis dengan layanan over-the-top (OTT) yang menggunakan infrastruktur jaringan tanpa kontribusi langsung terhadap biaya operasional jaringan.

Namun hingga saat ini, belum ada kebijakan yang mengarah pada pembatasan layanan VoIP. Pemerintah justru tengah mendorong penataan ekosistem digital secara inklusif.

Potensi Dampak Jika Pembatasan Diberlakukan

Jika pembatasan VoIP benar-benar diterapkan, dampaknya bisa signifikan, terutama di wilayah dengan akses jaringan terbatas seperti Papua. Layanan seperti WhatsApp Call dan Google Meet selama ini menjadi andalan komunikasi masyarakat dan pelaku usaha, termasuk di sektor pendidikan dan UMKM.

Sebagai catatan, pemerintah sebelumnya juga sempat mengeluarkan kebijakan kontroversial pembatasan transfer pulsa untuk memberantas judi online, namun efektivitasnya masih menuai perdebatan.

Di level global, dinamika serupa juga terjadi. Seperti pembatasan Huawei di sejumlah negara, yang justru menciptakan peluang pasar bagi produsen lain seperti Xiaomi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru