JAKARTA – Mandiri Kejurnas Basket Antarklub U16 Putra dan Putri hari ketiga menyajikan duel seru di GOR Pancasila saat Puma Samarinda menghadapi Senusa Basketball, Sabtu (19/7).
Pertandingan kategori putri itu berlangsung ketat sampai akhir untuk memastikan pemenang dalam duel sesama tim luar jawa tersebut.
Bahkan sampai waktu pertandingan sisakan 1 menit 24 detik, jarak poin kedua tim hanya setengah bola. Hingga akhirnya kedudukan berakhir dengan skor 38-39 untuk keunggulan Puma Samarinda.
Salah satu pemain Puma Samarinda Cheryl Daveney Wijaya usai pertandingan mengaku merasakan ketegangan di menit-menit akhir. Apalagi pada saat sisa 9 detik, Senusa Basketball mendapatkan free throw. Untung dua tembakan Tengku Aqeela Sabeen Macainag tidak hasilkan angka.
“Tegang banget. Ini kemenangan pertama kami di Kejurnas yang baru pertama juga kami ikuti. Tentu senang sekali dengan kemenangan ini. Membuka jalan ke babak selanjutnya,” ungkap Cheryl, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Pertandingan seru lainnya tersaji ketika Jambore Pontianak berhadapan dengan OSNBC Balikpapan. Pertandingan ini berlangsung setelah Puma Samarinda memetik kemenangan perdananya di Kejurnas tahun ini.
Jambore sempat membuka pertandingan dengan manis saat mengunci kuarter pertama dengan kedudukan 17-12. Namun di kuarter kedua, mereka hanya mampu menambah 10 angka sedangkan OSNBC produksi 20 angka.
Sempat bangkit di kuarter ketiga dengan mencetak 16 angka sementara OSNBC hasilkan 13 angka, namun situasi itu tidak bisa menolong mereka memenangkan pertandingan. Setelah jalani laga ketat sepanjang pertandingan, duel Jambore Pontianak lawan OSNBC Balikpapan pun berakhir dengan kedudukan 53-49 untuk keunggulan OSNBC Balikpapan.
Di pertandingan lain, duel sesama tim luar jawa juga berlangsung ketat sampai menit akhir di GOR Unesa. Ini ketika Skyflash Basketball Palu berhadapan dengan BBM X Aika Pontianak. Dalam duel di GOR Unesa tersebut, BBM X AIKA menang dengan kedudukan 68-60.
Kemudian klub asal Banyuasin, Sumatera Selatan, bernama Tiger Speed Indonesia juga mampu merepotkan XGC Elite Bandung. Pertandingan kategori putri di GOR Unesa itu berakhir dengan kedudukan 32-23 untuk keunggulan EGC Elite Bandung.
Pelatih Tiger Speed Tedy Martha Reza mengatakan bahwa tertantang ketika ikuti Kejurnas ini. Dia ingin menguji kemampuan anak didiknya usai merajai turnamen yang digelar di Sumatera.


