Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyampaikan bahwa, pihaknya menilai ada potensi besar atas terselenggaranya Munas BEM SI yang mengumpulkan para generasi muda se Indonesia untuk menghasilkan pemikiran yang kritis untuk kemajuan bangsa.
“Ini adalah potensi besar, saya berharap melalui Munas BEM SI ini akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang kritis untuk kemajuan bangsa. Juga berharap akan lahir tokoh-tokoh besar yang mampu menjadi penerus kepemimpinan bangsa yang membela kepentingan rakyat luas. Kami pemerintah menyatakan tidak anti, tidak alergi terhadap kritikan yang konstruktif dari para mahasiswa demi kemajuan negeri ini,” ujarnya.
BEM SI Kerakyatan merupakan sebuah aliansi BEM yang terdiri dari sekitar 450 kampus seluruh Indonesia. BEM SI Kerakyatan memiliki belasan fokus isu yang menjadi kompas aliansi dalam berbagai pergerakan yang akan dilakukan. Munas BEM SI Kerakyatan tahun ini sebagai upaya untuk menjaga pengkaderan generasi muda bangsa Indonesia.
“Konsep acara ini adalah mengusung kolaborasi yang pentahelix yakni ada pemerintah, sektor bisnis, media, akademisi dan komunitas. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Konsep pentahelix ini menjadi acuan kita untuk bergerak strategis mencapai nilai-nilai kerakyatan dan merdeka yang sesungguhnya,” tutur Korpus Satria Naufal pada acara yang mengusung tema ‘Pemuda Aktif, Sehat, dan Progresif. Peran Mahasiswa dalam Membangun Kepemimpinan Bangsa’.
Turut hadir pada acara ini, Staf Khusus Bidang Inovasi dan Tata Kelola Birokrasi Chaerany Putri, Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryatna dan lainnya.

