Manajemen GBK Minta Maaf Ada Suara ‘Ehmmm’ Cewek di Sound Publik


Oleh : Muhammad Ibnu Idris

JAKARTA - Manajemen Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) membuat surat permohonan maaf terbuka kepada masyarakat atas insiden adanya suara desahan perempuan di sound publik yang ada di aera mereka.

"PPKGBK menyampaikan permohonan maaf atas insiden suara tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di area publik GBK," tulis siaran terbuka yang dikutip Holopis.com, Selasa (15/7/2025).

Mereka berdalih bahwa alasan suara itu muncul, karena masuk ke dalam salah satu playlist bebas hak cipta.

"Kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutas salah satu playlist bebas hak cipta (no copyright) tanpa melakukan pengecekan menyeluruh," sambungnya.

Atas insiden itu, petugas yang bersangkutan kabarnya tengah diberikan teguran keras dari pihak manajemen PPKGBK.

"Petugas telah diberikan teguran keras dan dalam evaluasi," lanjut rilis PPKGBK.

Terkait dengan playlist no copyright, pihak manajemen tengah melakukan review ulang pada seluruh playlist yang akan diputar melalui pengeras suara publik. Seluruh musik akan dilakukan melalui manajemen secara resmi.

"Sistem pemutaran audio kini diperketat, hanay dapat diakses oleh personal terverifikasi," tegasnya.

Mereka pun berharap insiden semacam itu tidak kembali terulang di kemudian hari. Semua evaluasi dan pengetatan ini untuk memastikan tim teknis tidak melakukan kesalahan serupa.

"Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan masyarakat. Kami akan terus menjaga standar etika dan profesionalisme dalam setiap aspek operasional," pungkas PPKGBK.

Siaran terbuka PPKGBK.

https://x.com/love_gbk/status/1944277123486953967

Diketahui, insiden tersebut berlangsung pada hari Minggu, 13 Juli 2025. Publik yang sedang beraktifitas di sekitar kawasan GBK dikagetkan dengan suara desahan perempuan yang diduga berasal dari film bokep. Situasi ini pun direkam masyarakat dan viral di media sosial.

Tampilan Utama