JAKARTA – Sosok Linda Yaccarino resmi mundur dari posisi CEO X, platform media sosial milik Elon Musk. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Linda melalui akun media sosial resminya @lindayaX pada Rabu malam (9/7).
“Setelah dua tahun yang mengesankan, saya memutuskan mundur sebagai CEO X,” tulisnya seperti dikutip Holopis.com, Kamis (10/7).
Linda, yang sebelumnya dikenal sebagai eksekutif periklanan dari NBC Universal, dipercaya Elon Musk pada 2023 untuk memimpin X dalam misi besar menjadikannya aplikasi serba bisa. Ia memegang peranan penting dalam mengembalikan kepercayaan pengiklan, memperbaiki fitur keamanan anak, dan menjaga ruang kebebasan berpendapat di platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
“Kini hal terbaik akan datang sebagaimana X memulai babak baru dengan @xai,” tambah Linda.
Keputusan ini muncul di tengah sorotan terhadap proyek kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, yang baru-baru ini memperbarui chatbot Grok dengan pembaruan yang kontroversial karena memicu gelombang antisemitisme.
Meski mengundurkan diri, Linda memastikan dirinya tetap menjadi pendukung X dan misi besarnya dalam mengubah dunia. Elon Musk pun menanggapi unggahan tersebut dengan sederhana.
“Terima kasih atas kontribusi Anda.”
Hingga kini, belum diumumkan siapa sosok pengganti Linda sebagai CEO baru X. Informasi dari The Verge menyebutkan bahwa struktur kepemimpinan X kemungkinan akan mengalami perombakan besar.
Selama masa kepemimpinannya, X harus menghadapi persaingan ketat dari platform sosial baru seperti Threads milik Meta yang telah memiliki lebih dari 350 juta pengguna aktif bulanan, serta Bluesky yang terus berkembang.
Kepergian Linda Yaccarino menjadi tanda berakhirnya salah satu bab penting dalam transisi Twitter menjadi X transisi yang penuh dinamika, tantangan, dan kontroversi.

