Erupsi Eksplosif Gunung Lewotobi Laki-laki Kolom Abu Capai 18.000 Meter

0 Shares

JAKARTA – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi disertai kolom abu pekat teramati menjulang tinggi ke angkasa hingga kurang lebih 18.000 meter di atas puncak atau sekitar 19.584 meter di atas permukaan laut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, letusan yang terjadi pada Senin (7/7) tersebut sekaligus menunjukkan karakter eksplosif yang sangat kuat Gunungapi Lewotobi Laki-Laki, yang memang memiliki riwayat letusan bersifat efusif maupun eksplosif.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Teramati pula endapan lava menjalar ke arah barat–barat laut sejauh kurang lebih 3.800 meter dan ke arah timur laut sejauh kurang lebih 4.340 meter dari pusat erupsi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya pada Selasa (8/7).

Berdasarkan catatan data seismograf, erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi 6 menit 26 detik. Secara visual, dari erupsi siang tadi terlihat kolom abu berwarna kelabu hingga hitam ini condong ke arah utara, timur laut dan barat laut.

- Advertisement -

Pada saat erupsi terjadi, kondisi cuaca relatif cerah hingga berawan dengan suhu udara berkisar 24–31 °C. Angin bertiup sedang hingga kencang ke arah utara, timur laut, barat dan barat laut, yang turut membawa sebaran abu vulkanik ke wilayah sekitarnya.

Abdul menjelaskan bahwa erupsi ini telah berdampak langsung ke beberapa desa di Kecamatan Wulanggitang seperti Desa Nawakote, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru dan Pululera. Di wilayah tersebut, abu vulkanik dilaporkan turun dengan intensitas yang bervariasi.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Flores Timur bersama anggota satgas gabungan segera menyisir lokasi terdampak untuk monitoring, termasuk mengimbau dan memastikan warga di Pasar Boru untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius rawan bencana serta membagikan masker kepada masyarakat terdampak abu vulkanik.

Abdul memastikan tidak adanya korban jiwa maupun kerugian material. Pendataan masih terus dilakukan oleh BPBD setempat. Situasi dan kondisi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Saat erupsi berlangsung, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 kilometer, serta 7 kilometer di sektor barat daya hingga timur laut dari pusat erupsi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis