JAKARTA – Hari Zoonosis Sedunia yang diperingati setiap 6 Juli mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Meski terdengar seperti masalah besar yang hanya bisa ditangani oleh tenaga medis atau pakar kesehatan hewan, kenyataannya ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu mencegah penyebaran zoonosis.
Berikut ini Sobat Holopis, lima langkah mudah namun penting yang bisa dilakukan oleh Sobat Holopis untuk menjaga diri dan sekitar di Hari Zoonosis Sedunia, dan hari-hari lainnya.
1. Jaga Kebersihan Saat Berinteraksi dengan Hewan
Baik memelihara hewan di rumah atau sesekali berinteraksi dengan hewan liar di lingkungan sekitar, menjaga kebersihan adalah langkah pertama yang sangat penting. Selalu cuci tangan dengan sabun setelah menyentuh hewan, kandang, atau perlengkapannya. Hindari menyentuh wajah atau makan sebelum membersihkan tangan.
Selain itu, pastikan kandang hewan peliharaan dibersihkan secara rutin, dan perhatikan gejala sakit pada hewan seperti lesu, hilang nafsu makan, atau luka terbuka.
2. Konsumsi Produk Hewani yang Aman dan Matang
Salah satu jalur penularan zoonosis yang umum terjadi adalah melalui konsumsi produk hewani yang terkontaminasi. Daging, telur, dan susu harus dimasak hingga benar-benar matang. Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang yang tidak jelas asal-usulnya, dan pastikan peralatan dapur dibersihkan setelah digunakan untuk mengolah bahan mentah.
Membeli dari pedagang terpercaya atau pasar yang menerapkan standar kebersihan juga menjadi langkah pencegahan yang penting.
3. Lindungi Diri dari Gigitan Serangga Pembawa Penyakit
Nyamuk, kutu, dan lalat bisa menjadi vektor penularan zoonosis. Gunakan obat nyamuk, kelambu, dan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan, terutama di daerah yang memiliki banyak hewan ternak atau hutan. Periksa tubuh setelah berada di alam bebas, terutama bagian kaki dan sela-sela tubuh, untuk mendeteksi gigitan kutu sedini mungkin.
Jika memelihara hewan, gunakan obat anti-kutu dan rutin periksa kondisi kulit hewan untuk mencegah infestasi parasit.
4. Hindari Kontak dengan Hewan Liar
Sebisa mungkin, hindari kontak langsung dengan hewan liar yang tidak diketahui status kesehatannya. Hewan liar dapat menjadi pembawa virus, bakteri, atau parasit tanpa menunjukkan gejala. Menyentuh, memberi makan, atau membawa pulang hewan liar tanpa izin dan pemeriksaan medis bisa berisiko menularkan penyakit.
Jika menemukan hewan liar yang sakit atau terluka, sebaiknya hubungi dinas lingkungan hidup atau otoritas hewan setempat.
5. Dukung Vaksinasi dan Pemeriksaan Rutin pada Hewan Peliharaan
Sama seperti manusia, hewan peliharaan juga butuh vaksin dan pemeriksaan berkala untuk mendeteksi dini potensi penyakit. Sobat Holopis bisa membawa hewan peliharaan ke dokter hewan secara rutin dan memastikan mereka mendapatkan vaksin yang dianjurkan, seperti vaksin rabies dan vaksin lainnya sesuai jenis hewan.
Tindakan sederhana ini tidak hanya melindungi hewan peliharaan, tapi juga orang-orang yang tinggal di rumah yang sama.
Menjaga diri dari ancaman zoonosis tidak selalu harus rumit. Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, Sobat Holopis sudah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi manusia maupun hewan. Hari Zoonosis Sedunia menjadi pengingat bahwa kesehatan kita adalah bagian dari satu kesatuan yang saling terhubung.
Yuk, mulai dari rumah, mulai dari diri sendiri.

