JAKARTA – Kabar terbaru baru saja berhembus, dan penggemar Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba pun kebingungan antara harus gembira atau harus sedih akan kabar tersebut. Arc terakhir dari kisah pertarungan Tanjiro Kamado dan kawan-kawan melawan para iblis akan segera diangkat ke layar lebar dalam format trilogi film.
Film pertama dari Demon Slayer: Infinity Castle Arc dijadwalkan tayang perdana pada 12 September 2025. Informasi ini memicu antusiasme tinggi dari komunitas anime global, terutama karena arc ini merupakan bagian penutup dari cerita Demon Slayer yang telah digarap sejak 2019.
Trilogi ini akan mengadaptasi Infinity Castle Arc, bab pamungkas dari manga karya Koyoharu Gotouge, yang menjadi titik klimaks pertempuran antara para Pembasmi Iblis dan sang antagonis utama, Muzan Kibutsuji, bersama jajaran Upper Moon.
Meskipun pihak produksi belum memberikan kepastian jadwal tayang untuk bagian kedua dan ketiga, sejumlah laporan dari media Jepang menyebutkan bahwa film-film lanjutan akan dirilis secara berkala setiap dua tahun sekali. Jika rumor ini benar, maka bagian kedua dapat dinantikan pada tahun 2027, disusul bagian ketiga pada 2029.
Studio Ufotable yang sebelumnya sukses besar dengan adaptasi Mugen Train dan serial-serial lanjutannya, diyakini kembali akan menggarap trilogi ini. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa kualitas animasi dan emosi cerita akan tetap memukau, seperti yang telah menjadi ciri khas Demon Slayer sejak awal penayangannya.
Sejak debutnya, Demon Slayer telah menjadi salah satu fenomena global dalam dunia anime, mencetak rekor penjualan manga, penonton bioskop, hingga popularitas karakter di berbagai belahan dunia. Dengan trilogi penutup yang sudah di depan mata, kisah Tanjiro dan perjuangannya tampaknya akan berakhir dengan spektakuler.
Para penggemar disarankan untuk mengikuti informasi resmi dari pihak produksi dan distributor agar tidak ketinggalan kabar terbaru seputar perilisan film ini. Hingga saat ini, antisipasi terhadap Infinity Castle Arc semakin meningkat seiring mendekatnya tanggal rilis bagian pertama.


