JAKARTA – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklaim akan segera berhasil memulangkan para sandera yang ditahan oleh pasukan militer Palestina sejak 7 Oktober 2023 silam. Dalam kemenangan Israel mencapai tujuan mereka, ia mengatakan hal pertama yang akan dilakukan adalah memulangkan para sandera.
“Pertama-tama, menyelamatkan para sandera. Tentu saja, kami juga harus menyelesaikan masalah Gaza, mengalahkan Hamas,” kata Netanyahu, dikutip Holopis.com, Senin (30/6).
Ia mengatakan bahwa keluarga para sandera menyambut baik rencana tersebut, apalagi dengan Netanyahu mengaku bahwa pembebeasan para sandera akan menjadi tujuan utama mereka.
“Keluarga para sandera menyambut baik rencana ini bahwa setelaj 20 bulan, pengembalian para sandera akhirnya ditetapkan sebagai prioritas utama oleh perdana menteri,” lanjutnya.
Amerika Serikat sudah Usulkan Gencatan Senjata
Sebelumnya, Ameirka Serikat sudah mengusulkan adanya gencatan senjata selama 60 hari serta pembebasan separuh sandera dengan imbalan tahanan Palestina serta jenazah warga Palestina lainnya. Hamas juga akan membebaskan sandera yang tersisa setelah gencatan senjata.
Militer Israel pada hari Minggu (29/6) silam juga sudah memerintahkan masyarakat Palestina agar mengungsi dari wilayah Gaza Utara sebelum adanya pertempuran intensif melawan pasukan Hamas.
Sebagai informasi Sobat Holopis, Hamas saat ini diketahui sudah menewaskan 1.200 orang dan membawa 251 tawanan kembali ke Gaza. Sementara itu serangan pasukan militer Israel sudah menewaskan lebih dari 56.000 masyarakat Palestina dan membuat 2.3 juta penduduk Palestina harus mengungsi.

