4 Cara Sederhana Rayakan Hari Parlementarisme Sedunia : Dekatkan Diri dengan Demokrasi

0 Shares

JAKARTA –  Setiap 30 Juni, masyarakat dunia memperingati Hari Parlementarisme Sedunia sebuah momentum penting yang tidak hanya milik para anggota dewan atau politisi, tapi juga seluruh warga negara. Parlemen yang sehat dan demokratis membutuhkan partisipasi aktif rakyat, karena kekuatan demokrasi sejatinya bersumber dari keterlibatan publik.

Namun, bagaimana Sobat Holopis sebagai warga biasa bisa ikut serta merayakan hari ini? Tanpa harus terjun langsung ke dunia politik, ada sejumlah langkah sederhana namun bermakna yang bisa dilakukan untuk menghargai dan memperkuat semangat parlementarisme. Berikut ini empat cara yang bisa dicoba.

- Advertisement -

1. Mengenal Peran Parlemen di Negara Sendiri

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memahami bagaimana sistem parlemen di negara sendiri bekerja. Apa saja tugas anggota DPR dan DPD? Apa bedanya dengan pemerintah? Siapa wakil rakyat dari daerah tempat tinggal? Informasi seperti ini bisa diakses melalui situs resmi DPR RI, kanal YouTube resmi parlemen, atau media daring kredibel yang membahas isu-isu kebijakan publik.

Dengan mengenali struktur dan fungsi parlemen, Sobat Holopis akan lebih mudah menilai kinerja para wakil rakyat dan tahu kepada siapa aspirasi bisa disampaikan.

- Advertisement -

2. Mengikuti Rapat atau Siaran Parlemen Secara Daring

Hari ini, banyak sidang dan rapat parlemen disiarkan secara langsung atau diunggah ulang di media sosial dan platform video. Mengikuti siaran tersebut bisa membuka wawasan tentang bagaimana keputusan penting dibuat dan bagaimana proses legislasi berlangsung.

Bahkan jika hanya menonton satu sesi, pengalaman ini bisa memberi gambaran nyata tentang dinamika parlemen yang selama ini mungkin hanya diketahui dari berita atau perbincangan umum.

3. Mengangkat Isu Lokal dan Menghubungi Wakil Rakyat

Hari Parlementarisme bisa dijadikan momentum untuk lebih berani menyuarakan masalah yang ada di sekitar. Jika Sobat Holopis merasa ada kebijakan publik yang tidak berpihak pada masyarakat, jangan ragu untuk menyampaikan pendapat secara sopan kepada wakil rakyat, baik lewat email resmi, surat terbuka, atau media sosial.

Beberapa anggota parlemen aktif merespons pesan dari konstituen mereka, terutama jika dilakukan secara konstruktif dan dengan bahasa yang baik. Ini adalah bentuk nyata partisipasi dalam demokrasi.

4. Diskusi Kecil tentang Demokrasi di Lingkaran Terdekat

Tidak perlu membuat seminar atau forum besar. Mulailah dengan obrolan ringan bersama keluarga atau teman tentang pentingnya demokrasi, peran parlemen, atau topik seperti keterwakilan perempuan dalam politik.

Diskusi sederhana ini bisa menjadi bibit kesadaran baru, terutama bagi generasi muda, bahwa demokrasi bukan sesuatu yang jauh dan abstrak. Ia tumbuh dari percakapan kecil dan kepedulian bersama terhadap kehidupan publik.

Hari Parlementarisme Sedunia bukan hanya milik para legislator, tetapi juga milik setiap warga negara yang ingin terlibat dalam jalannya demokrasi. Merayakan hari ini tidak harus dengan aksi besar—cukup dengan memperluas pengetahuan, mengikuti proses legislasi, menyuarakan aspirasi secara santun, dan menumbuhkan diskusi yang sehat di lingkungan sekitar.

Dengan cara-cara sederhana namun bermakna ini, Sobat Holopis ikut menjaga agar parlemen tetap menjadi ruang yang hidup, terbuka, dan benar-benar mewakili suara rakyat.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru