Review Squid Game Season 3, Ending yang Bikin Netizen Tak Bisa Berkata-kata


Oleh : Darin Brenda Iskarina

JAKARTA - Serial populer Korea Selatan Squid Game akhirnya rampung dalam menceritakan kisah Seong Gi-hun (Lee Jung-jae) di season 3. Tayang pada hari Kamis (27/6), serial ini langsung ditonton seluruh penggemarnya di seluruh dunia yang langung melakukan binging alias nonton sekaligus sebanyak 6 episode.

Dalam season 3 ini, seluruh pemain kembali membintangi karakter mereka termasuk Lee Byung-hun, Wi Ha-joon, Im Si-wan, Kang Ha-neul, Park Gyu-young, Park Sung-hoon, Yang Dong-geun, Kang Ae-shim, Jo Yu-ri, Lee David, and Roh Jae-won.

Meski banyak yang memiliki pendapat yang berbeda-beda terkait bagaimana Squid Game Seaosn 3 rampung, namun tampaknya seluruh penonton setuju bahwa ini adalah season yang paling gelap, membuat sedih, dan paling memberikan rasa putus asa dibandingkan season lainnya.

Lalu bagaimana review dari serial yang dinobatkan sebagai serial paling populer di dunia saat ini?

Bagi yang belum nonton, hat-hati ya Sobat Holopis, karena review ini mengandung spoiler!

Review Squid Game Season 3

Serial ini dimulai dengan kelanjutan langsung dari akhir season 2, di mana para pemain yang ingin menghentikan permainan ini, dipimpin oleh Seong Gi-hun gagal dan sebagian besar dari mereka harus tewas di tangan para petugas Squid Game.

Kematian sahabat Gi-hun, Jung-bae, membuatnya sangat terpukul dan depresi di awal season 3. Gi-hun hanya diam dan tidak mau memberikan respon apa-apa. Momen ini terasa realitsis dan memberikan sisi yang semakin manusiawi dari seorang Gi-hun.

Bukan Squid Game namanya kalau tidak memberikan kematian-kematian mencengangkan yang membuat hati hancur. Dimulai dengan kematian Cho Hyun-ju (Park Sung-hoon) yang berhasil membuat penonton sadar bahwa permainan ini tidak akan membuat orang-orang baik bernasib baik. Hal itu membuat penonton semakin deg-degan karena tidak ada plot armor di cerita ini, dan membuat Squid Game selalu berhasil membuat penonton tidak tenang selama menonton.

Di akhir serial, Lee Seung-gi pun tetap teguh menunjukkan ke Front Man bahwa ideologinya terkait manusia adalah makhluk yang jahat adalah kepercayaan yang salah. Seung-gi lebih mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan bayi membuktikan Front Man bahwa manusia adalah banyak hal dan tidak bisa diartikan dengan satu kata dan satu pandangan saja.

Meski memberikan pesan yang menggugah hati, tidak sedikit penonton yang kecewa dengan kematian Seung-gi alias Player 456 yang keselamatannya selalu dinantikan penonton. Dengan menjagokan pemeran utama serial ini yaitu Seung-gi, sebenanrnya menunjukkan penulisan Squid Game berhasil memainkan dan mengarahkan perasaan penonton.

Namun, tetap ada momen-momen di serial ini yang seharusnya bisa disajikan disajikan lebih tajam. Seperti misalnya pertemuan antara Front Man dan adiknya Detektif Hwang Jun-ho yang bisa saja dibuat sebagai salah satu final show down yang seru dan dramatis. Apalagi Hwang Jun-ho menghabiskan mayoritas alur ceritanya untuk mencari pulau Squid Game dan mengonfrontasi kakaknya. Namun akhir cerita antara dua kakak beradik ini terkesan aneh dan nanggung saat disajikan.

Terlepas dari itu, serial ini tetap berhasil menjadi serial terpopuler di dunia sejauh ini pada tahun 2025. Belum lagi di akhir serial di mana penonton diberi teaser terkait Squid Game akan dibuat versi Amerika, dengan munculnya aktor kawakan Cate Blanchett sebagai recruiter yang diperankan Gong Yoo di versi Korea.

Holopis.com memberikan Squid Game Season 3 nilai 8.5/10. Sobat Holopis sudah pada nonton belum?

&t=1s

Tampilan Utama