Pasukan Israel Diserang Warganya Sendiri
JAKARTA - Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (28/6) mengatakan bahwa puluhan warga sipil Israel, termasuk sejumlah pemukim, menyerang tentara Israel di dekat Kota Kafr Malik, Tepi Barat.
Sebuah situs berita Israel melaporkan bahwa kerumunan tersebut, yang meliputi sekitar 40 pemukim Israel dari sebuah pos yang baru saja didirikan di daerah itu, melempari tentara dengan batu dan menyerang mereka, termasuk seorang komandan batalion.
"Insiden itu terjadi setelah tentara Israel mengidentifikasi sejumlah warga sipil Israel yang berkendara menuju area yang ditetapkan sebagai zona militer tertutup di dekat kota tersebut. Para tentara dikerahkan ke tempat kejadian untuk membubarkan kerumunan itu," demikian disampaikan IDF, dikutip Holopis.com, Minggu (29/6).
IDF mengatakan para penyerang juga melakukan aksi vandalisme dan merusak kendaraan pasukan keamanan, serta berusaha menabrak pasukan keamanan. Enam warga sipil Israel ditangkap dan diserahkan kepada Kepolisian Israel untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menhan Israel Kecam Serangan Militer Oleh Warga Sipil Sendiri
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengecam insiden tersebut, dan menyerukan kepada para pemimpin komunitas pemukim Tepi Barat agar mengutuk keras aksi kekerasan itu.
"Israel tidak akan membiarkan kekerasan dan tindakan main hakim sendiri, serta tidak akan membiarkan ancaman terhadap para tentara yang dengan berani berperang melawan terorisme Palestina di Yudea dan Samaria (Tepi Barat) dan melindungi keamanan para pemukim sepanjang waktu," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu Sobat Holopis pada Rabu (25/6), tiga warga Palestina tewas dan tujuh lainnya terluka akibat peluru aktif dalam serangan pemukim Israel ke kota tersebut.