JAKARTA – Manajer Manchester City Pep Guardiola menilai bahwa trofi Piala Dunia Antarklub 2025 kali ini tidak akan bisa menutupi kegagalan The Citizens musim lalu.
Seperti yang telah diketahui bersama, Manchester City memang mengalami musim terburuknya untuk pertama kali sejak delapan tahun yang lalu, dimana The Citizens gagal meraih trofi mayor di semua kompetisi yang diikuti musim lalu.
Bahkan, Manchester City nyaris saja terdepak dari zona Liga Champions, meski di akhir-akhir musim The Citizens bangkit dan finis di posisi 3 klasemen akhir.
Manchester City juga gagal dapat trofi Piala FA usai kalah atas Crystal Palace, hingga angkar koper lebih dulu dari babak 16 besar Liga Champions.
Dosa besar itu diyakini sulit terhapuskan, Guardiola bahkan menilai seandainya Manchester City juara Piala Dunia Antarklub 2025 pun, penyesalan tentang kegagalan mereka musim lalu tetap akan membekas.
“Saya sudah katakan, musimnya tidak bagus. Ketika anda finis di posisi tiga Liga Inggris untuk lolos ke Liga Champions, itu berarti 70 tim lebih buruk daripada kami,” ungkap Guardiola, seperti dikutip Holopis.com dari BBC.
“Kami main di final Piala FA di level yang sangat tinggi melawan tim yang sangat bagus. Kekecewaan justru di Liga Champions, kami tidak benar-benar bagus. Sulit mengatasinya,” tambah Guardiola.
“Menjuarai kompetisi ini tidak akan mengubahnya, tapi pola pikir saya saat ini adalah bukan soal menjuarai kompetisi ini, kami bisa memperpanjang waktu kami di sini, di sini lebih lama” sambungnya.
“Untuk tim Amerika Selatan, persaingannya mungkin maksimal. Untuk tim-tim Eropa, ini hanya Piala Dunia,” imbuhnya.

